Agar pasar di Jatim mengembang, Bungasari Flour Mills perkuat distribusi hingga produksi

Sabtu, 22 Juni 2019 | 20:21 WIB ET
Marketing Manager PT Bungasari Flour Mills Indonesia Rio Ferdian (kanan) saat berbincang dengan Edi dari Mie Ayam Tunggal Rasa Surabaya.
Marketing Manager PT Bungasari Flour Mills Indonesia Rio Ferdian (kanan) saat berbincang dengan Edi dari Mie Ayam Tunggal Rasa Surabaya.

SURABAYA, kabarbisnis.com: Produsen tepung terigu PT Bungasari Flour Mills Indonesia terus memperkuat penetrasi pasar di wilayah Jawa Timur dan Indonesia Timur. Wilayah ini memiliki potensi pasar yang besar, namun belum digarap secara optimal.

Marketing Manager PT Bungasari Flour Mills Indonesia Rio Ferdian menuturkan, Jawa Timur selama ini merupakan salah satu pusat industri makanan olahan, seperti mie instan, roti, hingga usaha makanan skala kecil dan menengah. Namun karena belum digarapnya secara optimal, kontribusi penjualan di provinsi ini masih kecil atau di kisaran 5 persen dari total penjualan perusahaan.

"Oleh karena itu ke depan kami akan menggenjot penjualan di Jatim dan Indonesia Timur. Selain dengan even dan mendekatkan diri ke konsumen, juga penguatan jaringan penjualan baik industri maupun ritel, selain juga tak menutup kemungkinan ekspansi pabrik. Harapannya kontribusinya meningkat menjadi 10-20 persen," katanya di sela pameran East Food Indonesia 2019 di Grand City Convex, Surabaya, Sabtu (22/6/2019).

Dipaparkannya, masih belum optimalnya penjualan di Jawa Timur, karena lokasinya yang relatif jauh dari pabrik Bungasari Flour Mills yang saat ini masih ada satu di Cilegon, Banten. Sementara sebagai produk yang menitikberatkan pada volume dan distribusi, jarak antara produsen dengan pasar sangat mempengaruhi karena biaya operasionalnya cukup besar. Tak heran, saat ini pasar terbesar dari Bungasari adalah kawasan Jabodetabek, Banten, Jawa Barat dan Sumatera.

"Tahun ini kami juga akan menambah kapasitas produksi di pabrik yang semula sebanyak 1.500 ton per hari akan ditingkakan menjadi 2.000 ton per hari. Ini untuk memenuhi permintaan pasar termasuk kebutuhan untuk pasar Jawa Timur," ulas Rio.

Sales & Marketing Director PT Bungasari Flour Mills Indonesia Budianto Wijaya menuturkan, produknya selama ini sudah banyak digunakan oleh sektor industri, UMKM, hingga rumah tangga, untuk memenuhi kebutuhan segmen bakery, noodle, biskuit, pastry, hingga feed.

Beragam varian terigu milik Bungasari dengan berbagai kategori telah diluncurkan ke pasar, di antaranya Golden Eagle, Golden Crown, Kabuki, Kabuki Gold, Krakatau, Hikari Biru, Hana Emas, Hana Biru, Niji, Bola Salju, Jawara, Gelang Berlian dan masih banyak lagi. Sementara untuk beberapa merek, di antaranya seperti Ikan Hiu, Kiwi, dan Nila, menjadi produk-produk andalan Bungasari untuk kebutuhan feed.

"Untuk sektor ritel, tiga produk kami yaitu Bola Salju, Hana Emas, serta Golden Eagle menjadi produk andalan dan diminati konsumen. Tak dipungkiri bahwa kategori terigu serbaguna atau multi-purpose merupakan kategori pasar terbesar di Indonesia. Dan terbukti pula bahwa Bola Salju, kini diterima dengan baik di pangsa pasar tersebut," ulas Budianto.

Dan sebagai bentuk syukur dan apresiasi dari Bungasari atas kehadiran Bola Salju selama lima tahun terakhir, sejak awal 2019 pihaknya menggencarkan program Bola Salju #5hareGreatness. Kampanye tersebut mencakup lima hal, yakni memperkuat distribusi, menghadirkan produk-produk baru berkualitas, menginspirasi para hobbyist baking Indonesia, turut memajukan dan mengedukasi UMKM di Tanah Air, serta memberikan kualitas hidup yang lebih baik melalui bahan makanan yang bermutu.

"Melalui kampanye Bola Salju #5hareGreatness, Bungasari terus melanjutkan tongkat estafet kesuksesan yang telah dibina dalam lima tahun terakhir. Komitmen kami tetap sama, mempersembahkan produk-produk berkualitas kepada masyarakat. Dan pencapaian tersebut salah satunya terbukti dengan pengakuan terhadap kualitas serta tingkat kepuasan konsumen terhadap performa produk Bola Salju," tambah Rio Ferdian.

Sementara itu pada ajang East Food Indonesia 2019 di Surabaya yang berlangsung hingga Minggu (23/6/2019). Bungasari menghadirkan booth Bola Salju #5hareGreatness, dengan mendatangkan sejumlah chef maupun praktisi ternama di bidang industri pangan, seperti Chef Achen dari Toko Kue Ny. Liem (Bandung), Chef Novi dari Parisienne Bakery (Surabaya), Chef Irfan dari Lezat Academy (Surabaya), hingga pelaku UMKM Mie Ayam Mas Edi (Surabaya). Selain itu, para home chef (chef-chef dari Bungasari) juga akan berbagi melalui baking demo membuat Martabak Manis, Bolu Kukus, Donut Glazing, Panettone Nougat, Bomboloni Ubee, Klepon Cake, Red Wine Chocolate Cake, Brownies Nastar, Big Egg Bread, Vetkoek, dan Layer Moon Cake. kbc7

Bagikan artikel ini: