1 Juli, maskapai wajib turunkan harga tiket

Selasa, 25 Juni 2019 | 17:16 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah memberi batas waktu hingga 1 Juli kepada maskapai-maskapai layanan minimum (low cost carrier/LCC) untuk menurunkan harga tiket pada rute dan jadwal penerbangan tertentu.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan perusahaan-perusahaan terkait, tidak hanya maskapai tetapi juga penyedia jasa pelayanan kebandarudaraan dan produsen bahan bakar, masih melakukan penghitungan untuk mendapatkan nilai yang sesuai baik untuk perusahaan maupun masyarakat sebagai konsumen.

"Ini kan tidak hanya satu pihak. Angkasa Pura pikul beban berapa, Pertamina berapa, maskapai berapa, jadi mereka masih harus hitung-hitung dulu. Pemerintah beri waktu sampai akhir minggu ini," ujar Darmin di Jakarta, Selasa (26/5/2019).

Darmin menjelaskan pemerintah meminta seluruh perusahaan terkait bisa memangkas biaya-biaya yang bisa dikurangi untuk menyubsidi penerbangan pada rute dan waktu tertentu.

"Mereka harus bersinergi untuk menyediakan penerbangan tertentu dengan harga yang rendah. Misalnya, kan yang laku keras itu pagi dan sore, jadi yang siang dimurahkan. Arahnya seperti itu," terangnya.

Adapun, terkait dugaan kartel harga tiket pesawat, Darmin meminta masyarakat melihat fakta di lapangan yang menunjukkan sebagian besar maskapai penerbangan tidak menerapkan kenaikan harga dalam empat tahun terakhir.

"Ketika mereka merasa sudah cukup, harus menaikkan harga untuk menyesuaikan, pasti akumulasinya jadi besar," tandas Darmin.kbc11

Bagikan artikel ini: