Calon wisudawan Poltekpar Medan jalani One day training ESQ Public Speaking

Rabu, 26 Juni 2019 | 11:36 WIB ET

MEDAN – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan memberikan pembekalan kepada para calon wisudawan. Berupa, one day training Emotional Spiritual Quotien (ESQ). Kegiatan ini diikuti 359 mahasiswa, Senin (24/6). Lokasinya di Dome Sumekto Djajanegara. Wisuda Poltekpar akan dilakukan 18 Juli 2019. 

ESQ merupakan gabungan EQ dan SQ. Atau Penggabungan antara pengendalian kecerdasan emosi dan spiritual. Manfaat yang bisa didapat adalah tercapainya keseimbangan antara hubungan Horizontal (manusia dengan manusia) dan Vertikal (manusia dan Tuhan)

“Di era zaman sekarang banyak manusia yang tidak memiliki kepedulian terhadap sesama, hal ini merupakan salah satu hal yang buruk. Realitanya kita adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Hal ini merupakan latar belakang kita selalu memberikan pelatihan ESQ kepada para calon mahasiswa baru dan mahasiswa yang akan diwisuda agar mereka mampu memaknai hidup dengan lebih baik nantinya," jelas Direktur Poltekpar Medan, Anwari Masatip, Selasa (25/6).

Khusus untuk para calon wisudawan ini, diberikan pelatihan yang difokuskan pada public speaking. Kemampuan  public speaking akan membuat mahasiswa menjadi lebih percaya diri. 

"Dengan kepercayaan diri tersebut, mereka akan mendapat lebih banyak pengalaman dengan mencoba hal-hal baru,” kata Anwari Masatip.

Dijelaskannya, sekarang ini untuk seseorang tidak hanya dinilai dari IQ (Intelektual Quotient) saja. Tetapi EQ dan SQ juga harus diolah secara maksimal sehingga suara hati positif akan lebih mendominasi saaat pengambilan keputusan. 

"IQ hanya sebatas kemampuan seseorang mengetahui sesuatu dan mendalami suatu ilmu. Sedangkan EQ dan SQ lebih kepada kemampuan diri secara emosional dan spiritual. Kolaborasi ketiganya akan sangat bermanfaat untuk menjalani aktivitas sehari-hari agar lebih bermakna," paparnya.

Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Pariwisata Ni Wayan Giri Adnyani menyambut dengan baik kegiatan ini. Menurutnya, ESQ public speaking akan membuat mahasiswa lebih mudah berkomunikasi dengan orang lain. 

"Dan ini akan sangat berguna saat mereka akan wawancara kerja atau mencari relasi dalam membangun bisnis," ujar Ni Wayan Giri.

Dalam pelatihan ini para mahasiswa diajarkan bagaimana untuk menjadi seorang pembicara yang baik. Bagaimana untuk mengurangi rasa gugup dan menanamkan rasa percaya diri. 

"Kemampuan Public Speaking akan membuat mahasiswa memiliki nilai lebih. Dan tidak tertutup kemungkinan mereka akan dihampiri oleh orang-orang sukses," tambahnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, baik saja tidak cukup. Tapi harus menjadi yang terbaik dan karakterlah yang membuat sebuah perusahaan itu hebat.

“Mahasiswa yang kita hasilkan harus terbaik secara intelektual, emosional dan spiritual. Dengan demikian mereka dipastikan akan memiliki karakter yang baik untuk membantu dalam pengembangan pariwisata di Indonesia melalui perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang pariwisata ataupun secara mandiri melalui wirausaha pariwisata," tutur Menpar Arief Yahya.

Apalagi untuk mahasiswa Poltekpar Medan, mereka dekat dengan Danau Toba yang saat ini sedang diprioritaskan pengembangan pariwisatanya. Kualitas SDM harus bisa mengimbangi pembangunannya.

"Saya yakin mereka akan menjadi bagian dari keberhasilan pengembangan destinasi Danau Toba," pungkas Menpar Arief Yahya.(****)

Bagikan artikel ini: