SSG - Tering Bay International Amateur Championship 2019 diserbu WNA

Kamis, 27 Juni 2019 | 07:23 WIB ET
Menpar Arief Yahya
Menpar Arief Yahya

BATAM - Tering Bay Golf & Country Club kembali dipilih sebagai tempat penyelenggaraan event bergengsi. Kali ini bertajuk SSG – Tering Bay International Amateur Championship 2019, yang akan berlangsung pada 30 Juni hingga 3 Juli mendatang.

Sales & Marketing Manager Tering Bay Golf & Country Club Dian Ariati mengatakan, sejauh ini peserta yang sudah mendaftarkan ke pihak Tering Bay hampir mencapai 120 orang. Dari jumlah tersebut, 80% berasal dari Singapura dan warga negara lain yang berdomisili di Singapore. Antara lain dari Jerman, Perancis, Amerika, New Zeland, Australia, Thailand, Hongkong, Korea dan Malaysia. Sedangkan dari Indonesia terdaftar sebanyak 15 peserta yang berasal dari Batam. Sebagian besar dari mereka adalah atlet binaan PGI Batam. 

“Tering Bay Golf & Country Club berlokasi di Nongsa Batam. Dimana, 18 holes lapangannya di design oleh salah satu pegolf professional kelas dunia yakni Greg Norman. Kami memang sering menyelenggarakan event international seperti yang akan berlangsung dalam waktu dekat. Event tersebut terselenggara berkat kerjasama dengan Society of Singapore Golfers (SSG),” ujarnya, Rabu (26/6). 

Menurut Dian, event bertaraf international ini sudah 3 kali dilaksanakan di Tering Bay sejak tahun 2015. Selain kepercayaan dari pihak SSG, ini merupakan wujud keikutsertaan Tering Bay dalam membantu program Kementerian Pariwisata untuk mendatangkan wisatawan ke Batam melalui sport tourism.

“SSG – Tering Bay International Amateur Championship 2019 merupakan tournament golf amateur bagi pegolf yang memiliki handicap di bawah 12 untuk kategori Men Division. Serta handicap di bawah 20 untuk kategori Men Senior dan Ladies. Sedangkan trophy yang akan diperebutkan adalah untuk Champions , 1st Runner Up, 2nd Runner Up, 3rd Runner Up untuk Men Division. Kemudian untuk Ladies, Men Senior yaitu masing-masing Champion dan Runner Up,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata menjelaskan, tournament ini akan mulai dilaksanakan pada hari Minggu (30/6). Peserta yang sebagian besar berasal dari Singapura akan datang ke Batam menggunakan ferry dari Tanah Merah sekitar pukul 08.00 WIB. Mereka akan langsung menuju ke Tering Bay untuk melakukan registrasi, dimana peserta akan mendapat goody bag berupa golf tshirt yang sangat menarik dari Kemenpar.

“Selanjutnya, mereka akan melakuakn practice round dan dilanjutkan makan siang di Tering Bay. Setelah itu, para peserta akan diantar untuk check in di Batam View Beach Resort dan langsung dilanjutkan dengan welcome dinner di sana,” urainya. 

Pada Senin pagi, para peserta sudah harus sampai di Tering Bay untuk melaksanakan tournament hari pertama. Tournament dimulai berdasarkan tee time pertama pada pukul 06.15 WIB sampai finish. Dilanjutkan makan siang dan kembali ke hotel. Begitu juga untuk program tersebut masih sama pada hari Selasa dan Rabu.

“Di hari terakhir yaitu Rabu (3/7), merupakan final round sehingga setelah tournament selesai akan dihitung score selama 3 hari. Pemenang akan diumumkan pada saat acara Prize Presentation dan makan siang. Kita tunggu saja siapa yang akan menjadi pemenang atau champion di kejuaraan SSG – Tering Bay International Amateur Championship 2019 kali ini,” jelasnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani mengatakan, kegiatan tersebut akan meningkatkan awareness Batam sebagai salah satu surga golf di Indonesia. Sebab, daerah ini memiliki 6 lapangan golf bertaraf international.

“Keenam lapangan golf tersebut adalah Tering Bay Golf & Country Club, Palm Springs Golf & Country Club, Southlinks Country Club, Indah Puri Golf Resort, Padang Golf Sukajadi, dan Batam Hills Golf Resort,” bebernya.

Menurut Rizki, lapangan-lapangan golf tersebut adalah hasil rancangan designer international. Maka, kualitas dan fasilitasnya pun memenuhi standar internasional. Tak heran jika penggemar olahraga golf betah bermain di situ.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan, iklim investasi di Batam akan terus stabil dengan masuknya kembali para investor di sektor pariwisata atau pendukung pariwisata. Sehingga, perekonomian di Batam akan terus meningkat.

“Golf mempunyai pasar tersendiri. Ini semakin melengkapi keberadaan sport tourism yang selama ini sudah membuat pariwisata Kepri bergeliat. Kita tahu, sport tourism juga menjadi penyumbang wisman cukup banyak. Ini akan terus kita dukun dan kita harap golf di Batam semakin maju,” ungkapnya. (*)

Bagikan artikel ini: