Butuh biaya Rp6 miliar per layar, CGV bidik bangun 15 bioskop baru di 2020

Jum'at, 28 Juni 2019 | 09:03 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Graha Layar Prima Tbk alias CGV Cinemas menargetkan menambah 15 layar bioskop lagi pada tahun ini. Ekspansi ini membuktikan bahwa pertumbuhan bisnis bioskop yang dikelola CGV mencapai sekitar 40-45% per tahun. 

Head of Sales & Marketing Division CGV Manael Sudarman mengatakan, tahun ini pihaknya memang sedang agresif untuk menyediakan layar bioskop di Indonesia. Pasalnya, perusahaan menargetkan pada tahun 2020 mendatang anak usaha dari CJ Entertainment ini sudah memiliki 100 bioskop di seluruh Indonesia. 

Sebagai catatan, hingga saat ini terdapat 61 bioskop milik CGV di Indonesia. Pada 2017 lalu CGV membangun 15 bioskop, lalu pada tahun 2018 juga ada sekitar 15 bioskop yang dibangun. 

"Bioskop sekarang growth kami 40-45%. Dan sekarang kami sudah mempunyai 61 bioskop. Memang tahun ini kita agak sedikit agresif karena di tahun 2020 kita kejar target punya 100 bioskop," ujarnya di Jakarta, Kamis (27/6/2019).

Untuk membangun satu layar bioskop, ungkap Manael, dana yang dibutuhkan sekitar Rp4 miliar-6 miliar. Dana tersebut belum termasuk dengan fasilitas lobby dan juga loket penjualan tiket dan makanan. 

Sebagai gambaran, rata-rata satu bioskop CGV ada sekitar 5 hingga 6 layar. Artinya, jika satu layar dibutuhkan hingga Rp6 miliar maka satu bioskop membutuhkan dana lebih dari Rp30 miliar. kbc10

Bagikan artikel ini: