Mendarat di Jatim, Toyota tawarkan promo bunga 3,95% bagi pembeli C-HR Hybrid

Jum'at, 28 Juni 2019 | 21:35 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Setelah resmi diperkenalkan di Jakarta pada April 2019 lalu, produk anyar di segmen sport utitily vehicle (SUV) yakni Toyota C-HR Hybrid resmi meluncur di pasar Jawa Timur (Jatim).

Operation Manager Auto 2000, diler Toyota, Hendra Purnawan mengatakan, selain karena terlambatnya pasokan unit ke Surabaya, baru dikenalkannya C-HR Hybrid di pasar Jawa Timur juga menunggu kondisi yang kondusif pasca gelaran Pemilu dan Lebaran 2019.

"Secara pasar kami melihat sangat bagus. Selain selama ini Jawa Timur menjadi salah satu kontributor terbesar pasar otomotif secara nasional, peminat kendaraan hybrid di Jatim juga terus meningkat," katanya pada media gathering di Surabaya, Jumat (28/6/2019).

Dipaparkannya, peluncuran Toyota C-HR Hybrid merupakan salah satu komitmen perusahaan untuk mendukung kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. "Toyota global sudah lama berkomitmen untuk mendukung lingkungan hidup dengan mobil-mobil berteknologi tinggi, mulai dari hybrid, plug-in hybrid, hidrogen, hingga kendaraan listrik baterai (BEV)," jelas Hendra.

Di Indonesia, lanjut dia Toyota sudah memperkenalkan model hybrid sejak 2009 melalui Toyota Prius, dilanjutkan Toyota Camry Hybrid (2012) dan Toyota Alphard (2015). Dan tahun 2019 ini diaplikasikan ke model C-HR.

"Di kesempatan ini kami ingin agar masyarakat dapat mengenal lebih dekat SUV keren dan stylish ini, terutama perihal mesin hybrid miliknya yang futuristik, ramah lingkungan, irit bensin, dan begitu bertenaga. Termasuk pula fitur modern yang disematkan yang memberikan kemudahan, kenyamanan dan meningkatkan keselamatan berkendara," beber Hendra.

Toyota C-HR Hybrid adalah kendaraan yang menggunakan teknologi Toyota Hybrud dengan dua motor penggerak yaitu Internal Combution Engine (ICE) dan motor listrik. Kehadiran kendaraan ini memberikan pilihan baru kepada penggemar kendaraan SUV berbasis crossover yang juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Toyota C-HR Hybrid didukung mesin 2ZR-FXE dengan output 100 PS yang dikombinasikan motor listrik berkekuatan 36 PS. Sebagai kendaraan elektrifikasi ramah lingkungan, konsumsi bahan bakar Toyota C-HR Hybrid lebih efisien 62 persen dibandingkan varian konvensional sehingga emisi CO2-nya diklaim lebih rencah 60 persen dibanding model bensin.

Terkait penerapan harga C-HR, menurut Hendra, sangat kompetitif karena selisih dengan mesin bensin konvensional dengan hybrid hanya Rp 30 juta. Ini diklaim menjadi yang terendah dibanding model lain. Sebagai gambaran, Toyota Camry Hybrid selisihnya sekitar Rp 160 jutaan dengan jenis gasoline. Sedang Toyota Alphard sekitar Rp 300 jutaan.

Di Jatim mobil ini dibanderol Rp531 juta hingga Rp534 juta. "Kompetisi mobil hybrid di Indonesia tidak begitu ketat. Saat ini hanya ada dua pemain, yakni Toyota dan Honda," imbuh koordinator Kepala Cabang Auto 2000 Jatim, Iksir Immanuel Thouby.

Dia menyebut, penjualan Toyota C-HR (konvensional) di Jatim tahun lalu rata-rata sebanyak 4 unit per bulan, dan tahun ini sekitar 2,3 unit per bulan. Sementara jumlah inden Toyota C-HR Hybrid di Jatim masih sebanyak 2 unit. "Namun utuk model lain sudah lumayan. Alphard Hybrid misalnya saat  ini ada inden 12 unit. Makanya kami optimis C-HR Hybrid ini juga akan terus meningkat peminatnya. Kami pun sudah menyiapkan 25 diler Auto2000 yang siap melakukan penjualan dan service untuk kendaraan Hybrid Toyota," jelas Iksir.

Untuk Toyota C-HR Hybrid sendiri, dia menargetkan penjualan di Jatim rata-rata sebanyak 4 unit per bulan. "Karena kami membidik segmen yang terbatas yakni yang memiliki daya beli di atas rata-rata, maka target penjualan kami juga tidak begitu banyak. Namun trennya meningkat," ujar Iksir. 

Sementara guna memberikan kesempatan ke calon konsumen, Auto2000 menggelar program promo spesial pembelian untuk pembelian Toyota C-HR Hybrid di Jawa Timur, berupa bunga mulai 3,95% dengan tenor 1 tahun untuk pembelian secara kredit. kbc7

Bagikan artikel ini: