Laju inflasi Juni 2019 sebesar 0,55 persen, dipicu emas perhiasan dan cabai merah

Senin, 1 Juli 2019 | 13:22 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Laju inflasi selama bulan Juni 2019 tercatat sebesar 0,55 persen. Angka ini lebih rendah dibanding Mei 2019 di 0,68 persen. Untuk inflasi tahun kalender yaitu Januari-Juni 2019 mencapai 2,05 persen, sedangkan inflasi tahun kalender sebesar 3,28 persen.

 "Penyebab utama karena kenaikan harga emas perhiasan, cabai merah dan beberapa sayuran. Sebaliknya kata dia, deflasi terjadi karena harga turun terjadi pada bawang putih, turunnya harga tiket pesawat, dan daging ayam ras. "Kami berharap inflasi akan terus terkendali," kata Kepala Badan Pusat Satistik (BPS) Suhariyanto di kantornya, Jakarta, Senin (1/7/2019).

Dengan demikian, BPS mencatat, laju inflasi tahun kalender Januari hingga Mei 2019 (year to date) mencapai 2,05 persen. Sedangkan inflasi tahun ke tahun (year on year) sebesar 3,28 persen.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, dari komponen inflasi pada Juni 2019, penyebab utama kenaikan harga adalah kelompok harga barang-barang bergejolak atau volatile foods, seperti bahan pangan dan makanan. Menurut dia volatile food terjadi inflasi 1,70 persen atau memiliki andil terhadap inflasi Juni sebesar 0,35 persen.

Adapun harga bahan makanan naik 1,63 persen atau memiliki andil 0,38 persen terhadap inflasi Juni. Laju inflasi tahun kalender Januari hingga Mei 2019 pada bahan makanan mencapai 4,97 persen. Sedangkan inflasi tahun ke tahun pada bahan makanan sebesar 4,91persen.

Sementara itu, komponen tarif barang yang diatur pemerintah atau administered process menyumbang andil -0,02 persen dengan tingkat inflasi 0,09 persen.

Dari administered prices, tarif transportasi memang menjadi salah satu penyebab inflasi. Transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami deflasi 0,14 persen dan memiliki andil terhadap inflasi Juni sebesar -0,03 persen.

Untuk komponen inflasi inti atau core inflation, kata Suhariyanto, menyumbang andil 0,22 persen terhadap inflasi nasional dengan tingkat inflasi 0,38 persen di Juni 2019. "Secara tahunan, inflasi inti ini 3,25 persen," ujar Suhariyanto.

Catatan laju inflasi Juni oleh BPS ini lebih tinggi dari catatan Bank Indonesia. Sebelumnya, BI mencatat inflasi pada bulan Juni tembus 0,45 persen secara month to month atau secara bulanan. Adapun secara tahunan atau year on year BI mencatat inflasi pada bulan Juni mencapai 3,21 persen.

"Jadi dari survei pemantauan harga pada minggu terakhir Juni, inflasi di 0,45 persen itu month to month sedangkan 3,21 persen year on year," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo.kbc10

Bagikan artikel ini: