Besok, pameran peternakan internasional digelar di Surabaya

Selasa, 2 Juli 2019 | 18:39 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com:  Surabaya menjadi tuan rumah pameran peternakan internasional yang menampilkan teknologi terkini industri peternakan, kesehatan hewan, pakan ternak, pengolahan susu, alat-alat kedokteran hewan, dan perikanan dalam tajuk "Indo Livestock 2019 Expo & Forum" di Grand City pada 3-5 Juli.

Project Manager PT Napindo Media Ashatama, Devi Ardiatne, selaku penyelenggara pameran kepada wartawan di Surabaya, Senin, mengatakan pameran ini akan diikuti sebanyak 25 negara, di antaranya Tiongkok, Korea Selatan, Taiwan, Eropa,  dan Amerika.

"Mereka, masing-masing akan mempunyai paviliun, sehingga menjadikan pameran peternakan ini salah satu yang terbesar di dunia, dengan mengusung tema 'Inovasi Teknologi Peternakan Menuju Revolusi Industri 4.0'," katanya.

Ia mengatakan, pameran yang digelar secara gratis atau tanpa dipungut biaya ini bertujuan sebagai ajang promosi dan alih teknologi bagi para industri peternakan nasional.

Selain itu, sekaligus sebagai wadah untuk memperkuat kapasitas industri peternakan dalam negeri dengan cara membangun kemitraan dengan industri peternakan asing.

"Kami juga mengajak peternak dalam negeri serta para profesional industri, peternak dan pemangku kepentingan untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai tren dan perkembangan terkini dalam dunia peternakan serta untuk membangun jaringan antara pelaku industri dan peternak," tuturnya.

Bagi peternak lokal, kata dia, juga disiapkan paviliun Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus bagi peternakan dan perikanan rakyat, tujuannya sebagai sarana sosialisasi KUR kepada para pengunjung yang hadir selama masa pameran.

"Kami mendorong peternak lokal bisa terus maju dan berkembang dengan menyiapkan paviliun KUR, sehingga apabila butuh permodalan bisa datang langsung ke paviliun KUR untuk peternakan dan perikanan," katanya.

Total peserta yang terdaftar dan ikut dalam pameran tersebut sebanyak 250 peserta, dan didukung langsung oleh Kementerian Pertanian, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Perikanan dan budi daya, Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan.

"Kami juga siapkan 14 seminar peternakan dan perikanan, ditambah 43 teknikal produk presentasi yang akan digelar selama tiga hari pameran," katanya. KBC

Bagikan artikel ini: