Sri Mulyani minta kantong plastik dikenai cukai Rp30.000/kg, ini alasannya

Rabu, 3 Juli 2019 | 06:50 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengusulkan pengenaan cukai terhadap kantong plastik sebesar Rp 30.000 per kilogram (kg) atau Rp 200 per lembar dengan catatan per kg sebanyak 150 lembar.

Dia menjelaskan berbagai dampak dari sampah kantong plastik. Sampah kantong plastik yang kian banyak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar termasuk makhluk hidup.

"Dampak dari sampah plastik di laut sudah sangat banyak dilihat dan kita sering melihat berita maupun foto-foto yang sangat dramatis. Bagaimana penyu yang meninggal, burung yang perutnya isinya sampah ini semuanya tentu harus menyebabkan kita semuanya makin tergugah," kata Sri Mulyani di ruang rapat Komisi XI DPR, Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Sri Mulyani menjelaskan, sampah plastik yang tercemar di laut juga mengancam ikan yang berujung pada manusia. "Bahkan ikan-ikan yang kita anggap sebagai makanan yang sehat pun ternyata tidak terbebas dari sampah plastik," ujar dia.

Berdasarkan data KLHK, kata Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menyebut sekitar 9,86 miliar lembar sampah kantong plastik dihasilkan setiap tahun oleh kurang lebih 90.000 gerai ritel modern di seluruh Indonesia.

Adapun, komposisi sampah plastik dari total timbunan sampah nasional sebesar 14% pada 2013, dan data terakhir pertumbuhannya meningkat menjadi 16% di 2016.

"Maka oleh karena itu kami mengusulkan lebih kepada fokusnya kepada kantong plastik, kalau kita lihat beberapa Pemerintah Daerah yang sangat positif memiliki inisiatif," ungkap dia. kbc10

Bagikan artikel ini: