Pembahasan alot, pengumuman diskon tiket pesawat mundur pekan depan

Jum'at, 5 Juli 2019 | 11:27 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pembahasan mengenai rencana pemberlakuan diskon tiket pesawat sebesar 50 persen dari Tarif Batas Atas (TBA) masih alot. Alhasil, pengumuman rute penerbangan yang seyogyanya dilakukan Kamis (4/7/2019) terpaksa diundur menjadi Senin (8/7/2019) pekan depan.

Pada Senin (1/7/2019) lalu, rapat koordinasi (rakor) tentang penurunan harga tiket pesawat menyimpulkan seluruh pihak terkait akan melakukan perhitungan teknis lebih lanjut dalam 1-2 hari setelahnya. 

Perhitungan itu mencakup semua komponen biaya yang akan diefisiensi dan dituangkan jadwal penerbangan tertentu. Intinya, akan ada penurunan harga tiket pesawat.

Usai perhitungan teknis dilakukan, seluruh pihak terkait, mulai dari maskapai, operator bandara, penyedia avtur dan pemerintah seharusnya menggelar rakor lanjutan kedua pada Kamis siang ini. Namun ternyata pembahasan teknis dianggap masih perlu dilakukan.

"Pembahasan teknis sudah dilakukan pada rapat teknis hari Selasa dan Rabu kemarin, dengan melibatkan semua pihak terkait (Garuda Indonesia, Lion Air, AirAsia, Angkasa Pura 1, Angkasa Pura 2, Pertamina, dan Airnav) bersama Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN. Namun, masih ada beberapa hitungan teknis yang perlu dibahas lagi," ujar Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono melalui keterangan tertulis, Kamis (4/7/2019).

Dengan demikian, pemangku kepentingan memutuskan untuk mengadakan rakor lanjutan kedua pada Senin pekan depan. "Semua informasi dan hasil rakor lanjutan akan kami sampaikan di konferensi pers pada Senin (8/7/2019), setelah rakor selesai," ujarnya.

Sebagai informasi, pemerintah pada awal pekan ini mengumumkan rencana pemberlakuan diskon tarif sebesar 50 persen dari TBA untuk penerbangan maskapai berbiaya murah (LCC). 

Rencananya, diskon tarif itu akan diberlakukan pada penerbangan dengan jadwal penerbangan pukul 10.000 hingga 14.00 pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Salah satu pertimbangannya adalah untuk meningkatkan okupansi pada waktu-waktu tersebut. kbc10

Bagikan artikel ini: