AirAsia rambah bisnis fintech

Minggu, 14 Juli 2019 | 11:37 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Maskapai AirAsia saat ini tengah memperkuat bisnisnya. Tidak hanya bisnis penerbangan, AirAsia mulai merambah bisnis fintech.

Group Head Communication AirAsia, Audrey Progastama Petriny mengatakan, perusahaannya saat ini tengah mengebangkan dompet digital yang dinamakan 'Big Pay'.

Aplikasi tersebut mampu digunakan untuk sistem pembayaran diseluruh Asean. Dengan bertransaksi menggunakan Big Pay ini, maka para pengguna tidak perlu melakukan penukaran uang di money changer untuk melakukan pembayaran.

"Charge kami dibandingkan dengan memakai kartu kredit atau ke agen penukaran uang bisa dipastikan akan lebih rendah, itu keunggulannya nanti," kata Audrey seperti dikutip, Sabtu (13/7/2019).

Namun saat ini aplikasi tersebut masih dalam tahap pengembangan dan Indonesia saat ini masih sebesar 10 persen pengguna aplikasi AirAsia.

Tidak hanya itu, untuk meluncurkan dompet digital ini, AirAsia juga masih menunggu izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pengembangan bisnis berbasis aplikasi pembayaran ini menjadi salah satu fokus inovasi yang dijalankan AirAsia Group.

Selain itu, AirAsia juga mengembangkan bisnis lifestyle, dengan mengunggulkan aplikasi AirAsia.com yang akan menawarkan banyak pilihan fitur sesuai kebiasaan konsumen.

Pengembangan lain yaitu bisnis logistik atau kargo. Bisnis ini bisa dijalankan dengan mamaksimalkan 200 pesawat yang dimilikinya. kbc10

Bagikan artikel ini: