Di Kongres Diaspora Indonesia, bos Crown Group inisiasi pertemuan stakeholders lokal dan luar negeri

Senin, 15 Juli 2019 | 13:09 WIB ET
Iwan Sunito
Iwan Sunito

SURABAYA, kabarbisnis.com: Kongres Diaspora Indonesia ke-5 “The Fifth Congress of Indonesian Diaspora” (CID-5) akan diadakan di Jakarta pada Sabtu (10/8/2019) di The Kasablanka Hall, Kota Kasablanka.

CID-5 akan diselenggarakan selama tiga hari pada 10, 12, dan 13 Agustus 2019. Tema yang diangkat tahun ini, “Empowering Indonesia’s Human Capital”. Kongres ini akan mempertemukan diaspora Indonesia untuk berdiskusi isu dan tantangan pembangunan Sumber Daya Manusia dari berbagai sektor, baik itu dari sisi ekonomi, politik, sosial dan budaya yang dimana tujuan akhir dari konferensi ini akan berfokus pada penguatan peran Diaspora Indonesia dalam peningkatan kualitas SDM.

Ketua Penyelenggara CID-5, Iwan Sunito menginisiasi untuk diadakannya sebuah sesi khusus yang bisa mempertemukan perwakilan usaha negara-negara sahabat dengan semua elemen stake holders dalam negeri.

“Kami berusaha menginisiasi sebuah kegiatan yang mampu menjadi inkubator bagi semua stakeholders lokal dan luar negeri untuk bisa bertemu dan berkomunikasi dalam sebuah forum non-informal. Sesi khusus ini akan membuka peluang kerja sama usaha dari semua perwakilan Negara yang ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan Kongres Diaspora Indonesia pada tahun ini," ujarnya melalui keterangan tertulis, Senin (15/7/2019).

Dipaparkannya, perwakilan Negara sahabat yang diharapkan ikut berpartisipasi dalam sesi khusus tersebut adalah Australia, Amerika Serikat, Jepang, Timur Tengah dan Tiongkok. Sebelumnya pihaknya telah berkomunikasi secara intens dengan kedutaan-kedutaan besar terkait untuk membantu memfasilitasi sesi networking ini.

“Sesi ini hanya berlangsung selama satu hari saja, yaitu pada tanggal 10 Agustus 2019 dan akan dimulai setelah acara pembukaan serta terbuka bagi semua pengunjung baik dari dalam negeri maupun luar negeri untuk datang dan bergabung dalam sesi networking ini," jelas CEO Crown Group, perusahaan properti ternama di Sydney, Australia tersebut.

Iwan Sunito berharap, sesi khusus ini bisa menjadi sebuah wadah terciptanya berbagai bentuk kerja sama bilateral baru yang akan saling menguntungkan semua pihak terkait.

“Tentu saja hal ini merupakan wujud pengejahwatan dari salah satu fungsi utama Diaspora, yaitu Connecting The Dots,” jelasnya.

Konferensi ini diharapkan akan selalu menjadi pertemuan terbesar bagi Diaspora Indonesia berkumpul di Tanah Air dengan target perkiraan sebanyak 5.000 partisipan dari dalam maupun luar negeri.

“Dan harapan terakhir saya adalah, dengan diselenggarakannya acara konferensi dua tahunan ini, kegiatan ini akan menjadi semacam kawah Candradimuka yang mampu melahirkan sumber daya manusia Indonesia terbaik yang bisa berkontribusi langsung terhadap pembangunan bangsa ini seutuhnya," ujar Iwan.

Acara ini juga akan ditutup dengan penampilan dari seniman-seniman diaspora. kbc7

Bagikan artikel ini: