FILM : NOTHING BUT THE TRUTH

Sabtu, 6 Februari 2010 | 15:08 WIB ET

Konsistensi menjaga kerahasiaan

JAKARTA, kabarbisnis.com : Menjaga kerahasiaan narasumber adalah sesuatu yang sakral, sesuatu yang suci, sesuatu yang tak ternilai harganya. Karena itu, bagi seorang wartawan apapun resiko pahit yang dihadapinya, harus tetap konsisten dalam menjaga kerahasiaan narasumber. Bila tidak, tamat sudah fungsi pers bahkan kode etik jurnalistik tercoreng.

Pesan berharga itu disampaikan melalui film layar lebar 'Nothing But The Truth'. Sebenarnya, film ini tidak terlalu istimewa namun di balik ketidakistimewaan ternyata memberikan sejuta pesan yang berharga, menyajikan kegigihan seorang wartawan dalam menjaga kerahasiaan narasumber, juga menyuguhkan sisi kemanusian dalam menjalankan tugas profesinya. Inilah sisi kekuatan yang menarik dalam film ini.

Alur ceritanya, memang bagaikan air yang mengalir dari hulu ke hilir. Namun ada riak-riak yang memunculkan konflik yang diciptakan begitu kuat. Tak ada adegan merengek, tak ada adegan merana, yang ada adalah ketegaran dan kegigihan tokoh sentral dalam mengadapi tragedi pekerjaan yang menimpa dalam kehidupan pribadinya. Situasi itulah yang membuat suasana hati penonton ikut larut dalam alur kisah nyata.

Rachel Armstrong (Kate Beckinsale), jurnalis perempuan yang muda, idealis dan berbakat di semua media harian ternama Capitol Sun Times, yang terbit di Washington. Tugas sehari-hari sebagai wartawati politik, yang penuh resiko dan penuh tantangan. Justru tantangan dan resiko itu membuat Rachel tetap semangat untuk mencari berita yang up to date, akurat dan hangat.

Informasi berbobot dan berharga diterima Rachel.Dia pun menulis sebuah artikel yang salah satu isinya mengungkap skandal serta indentitas seorang agen rahasia CIA Van Doren (Vera Farmiga). Berita ini memang menarik, publik pun makin tahu hitam putihnya agen CIA. Sebaliknya, berita itu mencoreng muka penguasa, termasuk CIA. Tak terima dengan isi artikel itu, pihak CIA melakukan penyelidikan siapa yang membocorkan rahasia negara itu.

Berbagai tekanan diterapkan pemerintah serta CIA untuk membongkar narasumber Rachel. Bahkan wartawati cantik ini pun jadi sasaran utama CIA agar mau membongkar siapa narasumber di balik berita itu. Persoalan menjadi nruyam bagi pemerintah dan CIA lantaran Rachel dengan gigih melindungi narasumbernya. Memegang teguh kode etik jurnalistik dan siap berhadapan dengan resiko yang dilakukan oleh pihak-pihak yang memiliki kekuasaan.

Rachel akhirnya ditangkap dan harus mendekam di balik jeruji besi lantaran tekadnya memegang kode etik pekerjaannya. Namun Rachel yang merasa itu sudah bertentangan dengan kode etik pekerjaannya, menolak keras dan lebih memilih berada dalam tahanan demi profesionalisme yang ia junjung selama ini.

Ia harus membayar mahal atas prinsipnya yang tak mau buka mulut soal narasumbernya. Editor atasannya, mulai tak sabar dan mengatakan para pemegang saham tak rela jika korannya harus bangkrut karena kasus ini. Akhirnya sang editor Bonnie (Angela Bassett) turun tangan.

Dibantu penasehat hukumnya (Noah Wyle), Rachel menghadapi jaksa penuntut, Patton Dubois (Matt Dillon).Namun Rachel tetap pada pendiriannya untuk tidak mengungkap siapa gerangan orang yang telah memberinya informasi tentang agen CIA ini.

Karena tak mau goyah dan bertentangan dengan kode etik pekerjaannya. dia tetap menolak keras dan lebih memilih resiko yang dihadapinya demi menjujung profesionalisme.

Selain dimejahijaukan dan dijeblokan ke penjara, ia harus berpisah dengan sang suami Ray (David Schwimmer) dan kehilangan hak asuh atas anaknya. Yang menyakitkan lagi, justru kesempatan itu dipakai sang suami untuk melakukan perselingkuhan.

Hari hari Rachel pun dilalui dalam penjara. Tentunya apa yang menjadi keputusan Rachel menjadi tanda besar bagi semua kalangan. Siapakah sebenarnya informan itu hingga Rachel berani mempertaruhkan hidupnya. Dalam perjalanan ternyata Van Doren si Agen CIA meninggal itupun tak membuat Rachel bergming akan pendiriannya. Bahkan hukuman penjara 2 tahunpun tak membuat Rachel buka mulut. Ia memilih menerima hukuman penjara 2 tahun dari pada harus mengungkap narasumbernya.

Memang terlepas dari segala prinsip yang dipegangnya, ada kegalauan yang tak diungkapkan Rachel mengenai narasumber yang dirahasiakannya.

Inilah dilemanya. Bila ia beberkan sang sumber, namanya pasti rusak. Bukan karena ia membocorkan sang sumber. Karena ia mendapatkan sumber sensitif itu dari bocah, anak si agen CIA, yang secara lugu bercerita mengenai aktivitas ibunya.

Bagaimana kehidupan Rachel berikutnya? Film ini memang layak ditonton. Kbc10

Jenis Film : Drama politik

Produser : Rod Lurie, Bob Yari, Marc Frydman

Produksi : Yari Film Group

Pemain : Kate Beckinsale, Matt Dillon, Alan Alda, Vera Farmiga, Harry Lennix, David Schwimmer, Preston Bailey

Sutradara : Rod Lurie

Penulis : Rod Lurie

Durasi : 108 menit

Bagikan artikel ini: