HIPMI bersama JCI dan Karang Taruna berkolaborasi tingkatkan ekonomi Surabaya

Jum'at, 19 Juli 2019 | 20:28 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Keinginan Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Surabaya untuk bersama-sama memajukan ekonomi Surabaya mendapat respon positif dari sejumlah lembaga, . 

Bersama Junior Chamber International (JCI) Chapter Surabaya dan Karang Taruna Surabaya, HIPMI mencoba untuk mempertemukan anggota ketiga lembaga tersebut agar tercipta keharmonisan dan kerjasama saling menguntungkan.

"Harapannya, dari pertemuan ini akan tercipta kolaborasi dalam berbagai program yang bisa di-matching-kan diantara anggota. Selain bisa meningkatkan kemanfaatan bagi anggota, juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Surabaya agar menjadi semakin baik," kata Ketua Umum HIPMI Surabaya, Muhammad Luthfi saat acara "HIPMI Surabaya Ber-Networking Bareng JCI & Karang Taruna di Grand Sungkono Lagoon, Surabaya,  Jumat (18/7/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, ketiga lembaga itu adalah lembaga yang memiliki komitmen kuat untuk menularkan virus kewirausahaan atau entrepreneurship melalui pelatihan dan pembinaan. Maka kerjasama ini  tidak hanya untuk menciptakan  peluang kerjasama tetapi juga untuk pelaksanaan program pelatihan dan pembinaan kedepan. 

"Misalnya pelatihan dan pembinaan. Jika biasanya semuanya bikin satu-satu, kenapa tidak berkolaborasi demi Surabaya lebih maju. Agar kita bisa menorehkan cerita di kehidupan kita bahwa kita adalah salah satu yang berperan terhadap pembangunan di Kota Surabaya," tambah Wakil Ketua Umum BPC HIPMI Surabaya, Ananta Wijaya.

Terkait bisnis yang bisa dikerjasamakan, Sekretaris Umum BPC HIPMI Surabaya, Radityo Suryo mengungkapkan bahwa ada beberapa usaha yang memiliki prospek yang bagus untuk dikembangkan, diantaranya adalah industri kreatif, utamanya kuliner dan industri digital. 

Untuk itulah,  besok pada tanggal 26,27,28 Juli 2019, HIPMI Surabaya bersama Coworking Satu Atap akan membuat  "Startup Weekend", yaitu kompetisi tentang bisnis yang muncul karena berbagai persoalan perkotaan yang ada. 

Dalam pelaksanaannya nanti, peserta akan dibagi menjadi beberapa tim. Satu tim berjumlah empat peserta sampai lima peserta. Mereka harus membuat perencanaan bisnis sebagai solusi dari berbagai persoalan perkotaan.  

"Pesertanya umum, dari teman-teman yang ingin membangun usaha atau yang sudah membangun usaha tetapi ingin mencari eksperience lebih tentang dunia startup," pungkas Bendahara Umum BPC HIPMI Surabaya Beny Setiawan.kbc6

Bagikan artikel ini: