Laba bersih Sari Roti mengembang 150 persen di semester I

Selasa, 23 Juli 2019 | 06:59 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Laba PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) melesat di semester satu 2019 ini. Sepanjang paruh pertama 2019 ini, ROTI mencatatkan laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk senilai Rp 101 miliar atau tumbuh 150% dari periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 40 miliar.

Dengan demikian net profit margin ROTI juga mengalami peningkatan. Pada semester I-2019, net profit margin ROTI tercatat 6,4%, berlipat dua kali lipat bila dibandingkan semester satu tahun lalu yang sebesar 3,1%.

Kenaikan laba serta rasio profitabilitas itu juga didorong peningkatan penjualan ROTI. Di semester satu tahun ini, ROTI mencatatkan pertumbuhan penjualan 24,4% menjadi Rp 1,58 triliun. Pada periode yang sama di tahun lalu, penjualan ROTI hanya mencapai Rp 1,2 triliun.

Kenaikan penjualan perusahaan grup Salim ini didorong melalui penambahan kapasitas produksi menjadi 5 juta roti per hari. "Dengan beroperasinya dua pabrik baru di Gresik dan Balikpapan serta kuatnya jaringan distribusi di lebih dari 94.000 titik terbukti signifikan mengerek kinerja ROTI," tulis Direktur Utama ROTI Wendy Sui dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (22/7/2019).

Selain itu, ROTI juga mengevaluasi marketing dan penjualan. Biasanya penjualan ROTI selama libur panjang tengah tahun tercatat selalu lebih rendah. Turunnya konsumsi roti ketika anak sekolah ketika libur ditengarai menjadi sebab.

Namun tahun ini, ROTI mengklaim lebih proaktif melakukan pemasaran. Hal itu terbukti pada penjualan produk selama triwulan kedua 2019. Pada periode tersebut, ROTI berhasil mencapai penjualan hingga Rp 795 miliar.

Angka penjualan itu bahkan lebih tinggi dari musim sekolah di triwulan I 2019 yang sebesar Rp 791 miliar. "Hal ini membuat ROTI semakin mantap untuk menjaga momentum pertumbuhan di paruh kedua tahun 2019," pungkas Wendy. kbc10

Bagikan artikel ini: