Gandeng jaringan minimarket, SPIL apresiasi pelanggan yang gunakan aplikasi

Sabtu, 27 Juli 2019 | 20:48 WIB ET

SURABAYA - Inovasi pelayanan kembali dilakukan oleh PT. Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) untuk mendukung digitalisasi dalam industri pelayaran, khususnya dalam bentuk apresiasi pelanggan. Melalui program MySPIL Points, kini para pelanggan SPIL bisa dengan mudah menukarkan poin yang dimiliki dengan voucher belanja di seluruh gerai jaringan Indomaret dan Alfamart.     

Menurut Joshua Jimmy Kai, Marketing Manager SPIL, bahwa program ini merupakan lanjutan dari  program rewards MySPIL Points yang diluncurkan awal tahun 2019 lalu, dimana setiap poin yang terkumpul bisa ditukar dengan saldo GoPay.  

“Melalui layanan digital MySPIL Points, memungkinkan para user dapat memonitor poin yang didapat, untuk kemudian bisa ditukarkan. Tidak hanya ditukarkan ke saldo GoPay, kini juga bisa digunakan menjadi voucher belanja di Indomaret dan Alfamart,” ujar Joshua, di Surabaya, kemarin.

Perkembangan saat ini, lanjutnya, bahwa masyarakat tidak dapat lepas dari penggunaan smartphone dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam kegiatan finansial mereka. Atas dasar itulah SPIL meluncurkan program apresiasi bagi pelanggan ini.

“Dan yang paling penting dari program apresiasi ini adalah mudah digunakan. Baik perolehan poin, monitoring, hingga penukaran,” kata Joshua.

Proses mendapatkan poin didapat dari setiap tahapan yang dilakukan. Dari mulai membuat booking, membuat e-SI, e-BL dan melakukan pembayaran melalui Virtual Account. Keuntungan lain yang diberikan adalah admin dari pemilik account mySPIL akan menerima poin sebesar 50% dari setiap transaksi yang dilakukan disetiap tahapan. 

“Jadi semakin tinggi tingkat penggunaannya, makin banyak pula poin yang dikumpulkan untuk bisa ditukarkan. Dan khusus di bulan Agustus 2019 nanti, kami akan lipat gandakan point yang diperoleh oleh pelanggan,” terang Joshua.

Mendasarkan pada kualitas dan integrasi solusi pelayanan, SPIL telah mengembangkan program aplikasi MySPIL sejak tahun 2016 lalu, aplikasi pertama dalam industri logistik di tanah air yang memungkinkan para pelanggannya untuk memantau langsung posisi barang yang dikirim.

Di sisi lain, keunggulan dari aplikasi ini adalah para customer tidak perlu repot antri di kantor customer service, sehingga bisa memaksimalkan waktu yang digunakan pada saat akan mengirimkan barang. 

“Kami berharap melalui perkembangan teknologi digital ini akan mampu mempermudah dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi pelanggan SPIL,” ujar Joshua.

Hingga saat ini jumlah pengguna atau pelanggan yang sudah mendownload aplikasi MySPIL ini tercatat sudah lebih dari 5 ribu pelanggan, dengan rata-rata tingkat scoring kepuasan para pelanggan diatas 4,6 poin.

Bagikan artikel ini: