Kemenkop-UKM dorong peran wirausaha perempuan

Senin, 29 Juli 2019 | 14:38 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop-UKM) mendorong pelaku usaha kecil menengah (UKM) yang tergabung dalam Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) yang menjadi mitra strategis pemerintah dalam pelaksanaan program pemberdayaan perempuan di berbagai bidang.

"Peningkatan kontribusi perempuan dalam perekonomian Indonesia dapat lebih ditingkatkan lagi. Apabila Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) menjadi 64%, maka akan tercipta 20 juta angkatan kerja semi-skilled dan skilled baru," kata Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop-UKM, Yuana Sutyowati pada acara Halalbihalal PPLIPI dan Pemberian Permodalan kepada 300 Pelaku UKM di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Yuana menekankan pula pentingnya perubahan mindset untuk meningkatkan peran perempuan dalam perekonomian dan gender equality, serta pentingnya para pelaku UMKM untuk mengikuti perkembangan IT dalam berusaha.

"Berdasarkan survei Google Indonesia, wirausaha yang menggunakan digital mengalami perkembangan bisnis 80% lebih cepat dibandingkan bisnis yang dilakukan secara manual," kata Yuana.

Yuana juga menyampaikan berbagai program pembiayaan yang diberikan pemerintah untuk membantu pembiayaan koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah (KUMKM) Indonedia seperti program KUR dengan bunga 7%, program wirausaha pemula untuk startup capital, dan dana bergulir Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir-KUMKM (LPDB-KUMKM) yang dilengkapi pula dengan bantuan layanan pemasaran oleh Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP–KUKM).

"Saya berharap PPLIPI ikut serta mendukung pembentukan koperasi karena saat ini pemerintah telah melakukan reformasi koperasi," ujar Yuana.

Yuana berharap agar pemberdayaan UMKM untuk mewujudkan ekonomi inklusif dan berkelanjutan dapat terwujud melalui sinergi para stakeholders, pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, serta lembaga terkait lainnya seperti PPLIPI, termasuk asosiasi UMKM. 

Sementara itu, Ketua Umum PPLIPI Indah Suryadharma Ali mengatakan, 300 UMKM yang memeroleh tambahan bantuan modal merupakan UMKM pilihan yang dipilih secara selektif dari 3.000 penerima bantuan tahun sebelumnya.

"Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terus memberikan dukungan kepada PPLIPI selama ini," kata Indah. kbc10

Bagikan artikel ini: