Gandeng ratusan UMKM, Handmadeshoesby jadi pemasok terbesar pasar online alas kaki dan tas dalam negeri

Rabu, 31 Juli 2019 | 10:56 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Handmadeshoesby berkomitmen membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan kinerjanya. Hingga saat ini, pemasok alas kaki dan tas pasar online shop terbesar di Indonesia ini telah mengajak ratusan UMKM untuk bergabung dan menjadi mitra.

"Kemitraan dengan UMKM ini telah kami mulai sejak tahun 2010. Saat itu, ada sekitar 50 pengrajin UMKM yang tersebar di Surabaya dan Mojokerto yang menjadi mitra kami. Dan saat ini, sudah ada ratusan UMKM dari berbagai daerah yang telah bergabung," ujar Owner Handmadeshoesby, Tom Liwafa di Surabaya, Selasa (30/7/2019).

Menurut dia, karakteristik pelaku UMKM di Indonesia saat ini memang cenderung pasif dan kurang inovatif. Mereka tidak paham desain baru yang digandrungi kaum millenial. Produk yang dihasilkan pun terlihat jadul. Dampaknya, konsumen akhirnya tidak tertarik dan meninggalkan mereka.

"Karena kecenderungan mereka pasrah dan tidak inovatif. Mereka tidak sadar customer sedikit demi sedikit menghilang. Waktu saya masuk perkampungan UMKM di Surabaya, Mojokerto dan Lamongan, kondisi mereka kehilangan pasar karena dibombardir produk impor. Kalau dibiarkan dan tidak diedukasi merek pasti akan mati, karena mereka tidak mengerti produk kekinian seperti apa, produk yang diminati milenial seperti apa. Untuk itulah kita harus mengedukasi mereka," ungkapnya. 

Selain membantu pendanaan UMKM, ia juga memberikan pengetahuan tentang berbagai desain yang up to date atau kekinian, bisa  melalui video yang dibuat oleh berbagai perusahaan luar negeri atau dengan memberikan produk impor kepada mereka. Harapannya, UMKM bisa meniru hasil karya tersebut dan memodifikasinya. "Ini harus dilakukan agar UMKM tidak salah membuat produk," tekannya.

Melalui langkah tersebut, maka saat ini tidak mengherankan jika Handmadeshoesby telah menjadi pemasok sebagian besar online shop tas dan alas kaki di dalam negeri. 

"Konsep kita memang untuk support pelaku pasar online yang  berada  di sosial media atau di berbagai marketplace. Banyak trading besar di shopee, tokopedia yang kami suplai. Biasanya mereka beli dari kami dan melabeli produk tersebut dengan label mereka sendiri," akunya. 

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa pasar tas dan sepatu saat ini semakin potensial, utamanya pasar kelas menengah bawah. Hal ini dipicu oleh budaya perempuan yang tidak puas hanya dengan memiliki satu macam tas dan sepatu. Bahkan saat ini, rata-rata mereka memiliki empat hingga lima unit tas dan sepatu.

"Makanya pasar ini sangat potensial. Kita menjual produk dengan harga yang relatif murah, rata-rata sekitar Rp 50 ribu per pasang sepatu dan yang paling mahal hanya Rp 150 ribu per pasang. Bahkan ada sepatu yang harganya hanya Rp 15 ribu per pasang," katanya.

Dengan harga yang sangat kompetitif dan model yang kekinian, Handmadeshoesby akhirnya menjadi pemasok terbesar pelaku online shop dalam negeri. Ada ratusan pelaku online shop yang ia pasok.

"Awalnya hanya pelaku  online shop wilayah Jatim saja, lambat laun peminatnya semakin meluas, sekarang kami menjadi pemasok pelaku online shop hampir di seluruh Indonesia, mulai dari Surabaya, Bali, Palembang, Makassar, Samarinda dan lainnya. Harapan saya, saya bisa memasok ke Indonesia bagian barat karena sejauh ini mereka cenderung ambilnya dark Jakarta dan Bandung," pungkas Tom.kbc6

Bagikan artikel ini: