Permudah wajib pajak, pelaporan SPT bakal hanya sekali sebulan

Kamis, 1 Agustus 2019 | 08:11 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus berupaya dalam memudahkan proses pelaporan pajak bagi wajib pajak (WP).

Ke depan, salah satu upaya perbaikan itu diwujudkan melalui realisasi Surat Pemberitahuan (SPT) Masa oleh WP. Dengan ini, proses pelaporan SPT Masa yang biasanya 4 kali dalam sebulan kini menjadi 1 kali proses saja.

"Awal 2020 kita bakal launching SPT masa. Jadi WP tiap bulan cuma perlu setor 1 SPT saja. Nanti semua akan melalui sistem, kita bakal kerja sama dengan Pertamina," tutur Direktur Transformasi Proses Bisnis (TPP) DJP, Hantriono Joko Susilo di Bali, Rabu (31/7/2019).

Informasi saja, SPT Masa adalah SPT untuk suatu Masa Pajak atau bulanan. SPT Masa ini digunakan untuk melaporkan pajak yang dipotong atau dipungut (pajak orang lain).

Adapun SPT Masa ini jenisnya bermacam-macam, sesuai dengan pasal yang mewajibkannya. Jenis-jenis SPT Masa PPh itu seperti SPT Masa PPh Pasal 4 Ayat (2), Pasal 15, Pasal 21, Pasal 22, Pasal 23 dan atau Pasal 26, dan PPN.

Dengan banyaknya jenis SPT Masa tersebut, Hantriono menjelaskan, launchingnya SPT Masa akan memangkas pelaporan yang berbelit dan memakan waktu sehingga hanya perlu melaporkan satu spt saja.

Pihaknya pun menerangkan, kemudahan pelaporan SPT Masa ini merupakan salah satu bentuk transformasi DJP yang kini semakin mengarah ke arah digital. "Setidaknya ada 5 pilar untuk tax reform ini. Salah satunya ialah Sistem Informasi & Basis Data," paparnya.

Selain itu, dia mengungkapkan, proses digitalisasi pajak juga usaha DJP memutus mata rantai korupsi di sektor ini dengan pelayanan yang semakin terbuka dan terintegrasi.

"Jadi jangan sampai ada korupsi sekecil apapunlah itu," tegasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: