Blackout sempat ganggu aktivitas pabrik Toyota

Rabu, 7 Agustus 2019 | 07:34 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Insiden padamnya listrik di sejumlah wilayah di Jabodetabek dan sebagian pulau Jawa serentak pada Minggu (4/8/2019), ternyata ikut membawa dampak pada insdustri otmotif.

Seperti pabrik perakitan mobil Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Mati listrik lebih dari delapan jam pada Minggu (4/8/2019) tidak terlalu berpengaruh sebab pada hari Minggu pabrik libur.

Tapi kondisi yang belum stabil pada Senin (5/8/2019) rupanya berpengaruh pada proses pengecatan.

"Hari minggu tidak terganggu. Seninnya sedikit terganggu karena painting butuh pemanasan," kata Bob Azam, Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal PT TMMIN, di Jakarta, Selasa (6/7/2019).

Kendati ada sedikit kendala di bagian produksi, Bob tidak ingin merinci berapa kerugian yang dialami TMMIN saat mati listrik. Sebab hal itu balik ke hitung-hitungan bisnis di area internal perusahaan.

"Ya ada sedikit, namun dampaknya tidak besar, sebab masih bisa diabsorpsi dengan produksi harian," kata Bob.

Bob mengatakan, kebutuhan listrik di pabrik sangatlah besar. Bahkan, jika listrik padam peranannya tak bisa digantikan oleh generator set (genset). Karena itu bob menyatakan pentingnya listrik untuk pabrik produksi kendaraan. kbc10

Bagikan artikel ini: