Ada perjuangan pekerja PLN di setiap pijar listrik yang menerangi nusantara

Kamis, 8 Agustus 2019 | 19:21 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Hadirnya listrik di tengah masyarakat menjadi sangat penting karena listrik adalah kebutuhan dasar sehari-hari. Namun dibalik itu, sebelum masyarakat dapat menikmati listrik dengan aman dan nyaman, tidak banyak yang tahu ada begitu banyak tangan-tangan pekerja yang bekerja siang dan malam demi menerangi nusantara.  

Selama ini masyarakat hanya mengetahui produk yang dihasilkan oleh PLN namun tidak dengan proses dibaliknya. Berpegang pada komitmen tersebut PLN menjadikan pelayanan kelistrikan untuk masyarakat menjadi tanggung jawab yang serius. 

Belum lama ini telah diresmikan pembangunan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Grati Blok III 450 MW yang berlokasi di Desa Wates, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan pada Jumat (26/7/2019). 

Proyek ini mendapat apresiasi selain pada konsep pembuatannya karena biayanya relatif sangat murah sehingga tercapai efisiensi pada proyek 35.000 MW sehingga dapat menambah potensi keuntungan sekitar 62 Milyar Rupiah per bulan bila dibandingkan dengan mengoperasikan melalui penggunaan BBM, juga telah menyerap sebanyak 2728 orang tenaga kerja lokal pada masa konstruksinya.  

Bisa jadi kesuksesan penyelesaian PLTGU Grati Blok III 450 MW yang dapat diselesaikan lebih cepat 6 bulan dari standar waktu penyelesaian proyek PLTGU ini bukan menjadi hal yang penting bagi masyarakat. Bahwa terjadi perjuangan para pekerja PLN didalamnya, adalah hal yang tidak penting diketahui, asal listrik menyala lalu selesai. Berjibaku di lapangan menunggu satu per satu bagian terkumpul menjadi lengkap hingga larut malam kembali bertemu fajar dilakukan oleh PLN. 

 

“Kami tunggu setiap proses bagian PLTGU saat tiba di site, bahkan saat Gas Turbin yang beratnya kurang lebih 200 Ton untuk menempati pondasi, pergerakan sangat lambat hanya sekitar dua mili per menit, nyaris tidak tampak ada pergerakan. Tapi kami tetap menunggu meski sudah sangat larut malam, bahkan tidak lama terdengar adzan Shubuh” ujar Rusmanto, PLH General Manager PT PLN (Persero) UIP JBTB II, yang sebelumnya adalah Manager Proyek PLTGU Grati Blok III, Surabaya, Kamis (8/8/2019).

Semangat juga disampaikan sebagai upaya mensukseskan pekerjaan hingga infrastruktur ketenagalistrikan dapat terwujud. “Mulai dari proses pengecoran pondasi tempat bagian-bagian pembangkit, pengangkutan Trafo, Turbin, yang dilakukan sampai larut ini kami lakukan bersama dengan ikhlas karena ini menjadi bagian tanggung jawab PLN demi masyarakat menikmati listrik” lanjutnya. 

Kepedulian PLN pada proses menerangi Nusantara ini sejatinya tidak hanya sampai disini, kepedulian tanggung jawab sosial perusahaan juga selalu tertuang sebagai wujud pembinaan perekonomian masyarakat di sekitar wilayah proyek PLN sehingga dapat menjadi lebih baik. 

Selama proses konstruksi berlangsung di PLTGU Grati Blok III, PLN telah memberikan bantuan CSR kepada masyarakat sekitar di berbagai bidang sesuai dengan potensi yang ada di masyarakat meliputi pendidikan dan pelatihan, sarana dan prasarana umum, kesehatan, pelestarian alam, hingga program pengembangan usaha kecil.kbc6

Bagikan artikel ini: