Saingi Baidu di China, induk TikTok rilis mesin pencari baru

Rabu, 14 Agustus 2019 | 18:57 WIB ET

BEIJING, kabarbisnis.com: ByteDance, induk aplikasi video TikTok, meluncurkan mesin pencari baru di China. Mereka mencoba menggoyang pasar yang saat ini dikuasai Baidu Inc.

Mesin pencari yang bernama Toutiao Search ini juga membuat Bytedance semakin memperluas cakupannya, dari yang tadinya hanya berfokus di bisnis news aggregator dan video, kemudian merambah layanan pengiriman pesan, streaming musik, dan lainnya.

Dilansir dari Reuters, Selasa (13/8/2019) Toutiao Search akan ditempatkan di produk andalan perusahaan yaitu agregator berita Jinri Toutiao, yang valuasinya diperkirakan mencapai US$78 miliar.

Diketahui sebelumnya, ByteDance memang membuka sejumlah lowongan kerja dan mencari orang-orang untuk menjadi anggota tim mesin pencarinya. Mereka sudah merekrut para ahli dari Google, Baidu, dan Bing.

Mesin pencari ini akan menawarkan konten dari aplikasi milik ByteDance, termasuk Jinri Toutiao dan TikTok versi Cina, serta web yang lebih luas.

Layaknya mesin pencarian lain di CHina, Taoutiao Search juga akan mengikuti aturan penyensoran sesuai arahan pemerintah. Di mana hasil-hasil pencarian tertentu, sesuai permintaan pemerintah China, tak akan ditampilkan di mesin pencari itu.

Kehadiran Toutiao Search ini sepertinya akan menjadi penantang baru dan mengusik dominasi Baidu yang pada 2018 silam menguasai 66% pencarian desktop dan 71% pencarian dari perangkat mobile. kbc10

Bagikan artikel ini: