Kereta semi cepat Jakarta-Surabaya, Jepang siap tambah investasi Rp30 triliun

Minggu, 18 Agustus 2019 | 05:49 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Japan International Cooperation Association (JICA) berencana menambah nilai investasi atas proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya.Itu karena adanya perbedaan perhitungan biaya pembangunan yang memang belum disepakati.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan nilai investasi kereta semi cepat Jakarta-Surabaya diperkirakan akan bertambah. Semula ditargetkan pemerintah membutuhkan biaya sebesar Rp 60 triliun, namun pihak JICA memperhitungkan adanya tambahan investasi mencapai Rp 90 triliun. "Kita maunya Rp60 triliun, tapi kelihatannya mereka agak bergerak. Jadi antara Rp 60 triliun sampai Rp 90 triliun," ujar Budi kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

Budi menambahkan rencananya kesepakatan antara pemerintah dengan JICA, untuk memulai studi kelayakan pengerjaan proyek tersebut dilakukan pada 20 Agustus 2020 melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandu of Understanding/MoU)."Ya setelah ini kita akan bicara dengan JICA. Mestinya tanggal 20 (Agustus 2019). Nunggu Pak Basuki (Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) masih pergi haji, kita akan MoU," ujar Budi.

Sebagai informasi saja,JICA memastikan proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya bakal memasuki tahap studi kelayakan atau feasibility studies/FS pada Juni 2019. JICA telah rampung melakukan proses pra FS sejak November 2018.

Kepala Perwakilan Kantor JICA Indonesia Shinichi Yamanaka menjelaskan proses penjajakan studi kelayakan tersebut akan berlangsung paling lama 1,5 tahun. Sehingga, JICA baru akan menentukan komitmen sebagai investor tunggal atau tidak usai proses itu.

Dengan selesainya FS tersebut, dia mengatakan JICA dan Indonesia nantinya baru bisa menentukan desain pembangunan proyek kereta semicepat itu, sekaligus penentuan kontraktor maupun konsultannya sehingga kebutuhan anggaran pembangunan baru bisa terbentuk.

Sebagai informasi, kereta semi cepat Jakarta-Surabaya bakal memiliki kecepatan rata-rata 140 kilometer per jam. Dengan begitu, masyarakat bisa menuju ke Jakarta-Surabaya maupun sebaliknya hanya memakan waktu tempuh 5 jam 30 menit.kbc11

Bagikan artikel ini: