BRI siapkan Rp150 miliar dukung pembiayaan kendaraan listrik

Senin, 19 Agustus 2019 | 08:32 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Telah terbitnya regulasi terkait pengembangan kendaraan listrik ditangkap kalangan indusri perbankan untuk dukungan pembiayaan bagi kopnsumen.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) misalnya, telah menyiapkan plafon pembiayaan kredit kendaraan rendah emisi karbon (low cabon emission vehicle/LCEV) sebanyak Rp 100 miliar.

"Kemarin kita sudah siapkan alokasi kredit kendaraan bermotor listrik Rp 100 miliar untuk tahap awal," kata Direktur Konsumer BRI, Handayani di Plaza Senayan, Jakarta, Minggu (18/8/2019).

Jika permintaan pada tahap awal banyak, dia menyebutkan angka tersebut dapat bertambah hingga Rp 150 miliar. Dia menjelaskan, bentuk kredit mobil listrik yang diberikan BRI ini akan berbeda dengan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) lainnya.

"Ini kan agak beda ya soal listrik, CC-nya agak beda dengan reguler, jadi khsusulah, enggak seperti CC yang biasa dan juga dipaket kita yang reguler bermotor itu kita sediakan chargernya, biar enggak bingung," ujar Handayani.

Dalam program ini, bank pelat merah tersebut menggandeng Mercedes-Benz, BMW, Nissan, Toyota, Mitsubishis, serta Agen Pemegang Merek (APM) lain yang siap menjual kendaraan rendah emisi karbon.

"Kemarin kita gandengnya BMW, Mercedes, Toyota dan Mitsubishi. Tapi memang saat ini yang sudah ready stock itu BMW karena memang Honda dan Toyota sedang on proses kesediaann mobilnya. Mitsubishi juga sudah siap. Kita kapan saja siap," ujarnya.

Handayani menegaskan akan berhati-hati dalam menggandeng APM dalam program tersebut. Terlebih mobil listrik merupakan hal yang baru.

"Kita lihat nama dan kualitas yang teruji baik. Ini kan sesuatu yang baru, jadi kita pilih brand yang after salesnya baik," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: