Potensi besar, maskapai asing ramai-ramai bidik pasar umrah RI

Selasa, 20 Agustus 2019 | 08:40 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerhati penerbangan yang juga anggota Ombudsman RI, Alvin Lie menuturkan, Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, setidaknya jumlahnya lebih dari 220 juta penduduk atau di atas 80 persen dari total jumlah penduduk Indonesia.

Selain itu, dia menyatakan penerbangan umrah merupakan lahan bisnis yang besar karena jumlah peserta umrah tidak dibatasi.

"Tidak ada batasan juga seseorang mau lakukan umrah berapa kali. Banyak maskapai negara lain yang juga membidik pasar umrah Indonesia, terutama Malaysia, UAE, Qatar dan Arab Saudi," paparnya, Senin (19/8/2019).

Di Indonesia, Lion Group aktif menggarap pasar ini, menggunakan pesawat Airbus 330 dengan konfigurasi all-economy sehingga mampu angkut 400 pax per penerbangan.

Segmen itu, katanya, cukup menggiurkan karena jumlah penumpang dan keuntungannya sangat besar. Menurutnya, maskapai Garuda Indonesia Grup belum begitu ekspansif di sektor ini. 

Data di Kementerian Agama (Kemenag) menyebut jika jumlah jemaah umrah asal Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Tahun lalu saja jumlahnya diperkirakan sekitar 1 juta orang jemaah.

Meningkatnya jumlah jamaah umrah yang berangkat tiap tahunnya karena kuota haji yang terbatas. Saat ini, antrean haji mulai dari 15-40 tahun. Dengan demikian, masyarakat yang memiliki uang lebih akan bisa berangkat umrah. kbc10

Bagikan artikel ini: