Pemerintah berambisi cetak 100 smart city hingga 2024

Jum'at, 23 Agustus 2019 | 07:14 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Tinggi rendahnya perekonomian suatu negara diukur dari pertumbuhan suatu wilayah atau kota tersebut. Pemerintah pun terus mendorong pengembangan smart city atau kota cerdas di seluruh wilayah di Indonesia.

"Kita berharap kalau kita kembangkan smart city di indonesia, maka kota akan jadi sumber pertumbuhan," kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brojonegoro di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Kamis (22/8/2019).

Menteri Bambang menargetkan paling tidak pada 2045 mendatang ada sekitar 100 kota yang sudah menerapkan konsep smart city. Dengan demikian, Indonesia dapat menjadi negara berpenghasilan tinggi atau negara maju.

"Kota cerdas ini target kita di 2045, 100 kota. Hari ini kita fokus kepada memberdayakan perkotaan indonesia untuk mencapai cita-cita negara maju," imbuhnya.

Kendati begitu, Menteri Bambang tak menapik untuk masuk ke arah sana banyak pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan. Salah satunya adalah memperbaiki Sumber Daya Manusia (SDM). Apalagi, pada 2045 mendatang jumlah populasi penduduk Indonesia diproyeksikan sudah menyentuh 320 juta jiwa.

"Kita liat 2045 yang kita hadapi tidak mudah penduduk kita tidak lagi kepala 2. Tetapi penduduk kita akan menjadi kepala 3 yakni 320 juta kira-kira," tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Bambang mengatakan salah satu konsep pembangunan smart city di Indonesia harus diawali dengan pembangunan infrastruktur dasar memadai. Sebab adanya infrastruktur tersebut akan menjadi kebutuhan masyarakat sekitar.

"Jangan smart hanya di satu sisi, kalau kota smart kita harus action menuntut infrastruktur pada level yang bisa membuat masyarakat siap untuk ikuti smart city," kata Menteri Bambang. kbc10

Bagikan artikel ini: