Perkuat SIWAB, BPTP Kaltim introduksi teknologi pakan ternak alami

Jum'at, 23 Agustus 2019 | 07:49 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Upaya Khusus Percepatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting (Upsus Siwab) merupakan salah satu program kerja Kementerian Pertanian untuk mengakselerasi percepatan target pemenuhan populasi sapi potong secara lokal dan spesifik lokasi.

Dalam rangka mendukung pelaksanaan dan mendorong tercapainya Program UPSUS SIWAB, Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian (Balitbangtan) melalui BPTP Balitbangtan Kalimantan Timur (Kaltim) mengadakan bimtek dengan tema "Kesehatan Hewan dan Pengolahan Limbah Sawit dan Jagung sebagai Pakan Ternak" di  Desa Margahayu, Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Kepala BPTP Balitbangtan Kaltim Muh. Amin dan dihadiri oleh tim dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kab. Kukar, Badan Penyuluhan Pertanian dan Peternakan Kec. Loa Kulu, Kades Margahayu, tim penyuluh Kec. Loa Kulu, anggota  kelompok tani/ternak, serta peneliti dan penyuluh BPTP Kaltim, baru baru ini

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan BPTP Balitbangtan kaltim dalam mengintroduksi dan implementasikan teknologi pakan untuk peningkatan produksi sapi di Kukar.

Hal itu dikarenakan Kukar memiliki potensi sumber pakan alternatif  yang ada di daerah Jonggon adalah pelepah sawit, limbah jagung, jerami padi.Selain itu terdapat juga rumputunggul dan rumput lapang. "Dengan adanya potensi yang ada ini, tentunya dapat dimanfaatkan untuk dijadikan alternatif pakan ternak," ujar Amin dalam rilis yang diterima kabarbisnis.com di Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Diharapkan melalui bimtek ini para peternak memiliki pengetahuan tentang pengolahan pakan serta ketrampilan dalam memanfaatkan segala sumber daya yang ada di daerah tersebut.Tak hanya persoalan pengolahan pakan ternak,  peternak juga diharapkan memiliki pemahaman yang lebih mendalam terhadap masalah kesehatan dan reproduksi ternak sehingga dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas peternakan di wilayah ini.

Kolaborasi dan kerjasama dalam pemberian materi bimtek dilakukan dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kaltim, dengan materi  terkait Kesehatan Hewan yang disampaikan oleh drh. Siti Saniatun Sa'adah dan terkait teknik pembuatan pakan ternak disampaikan oleh Ludy Kartika dari  BPTP Balitbangtan Kaltim.

Melalui kegiatan bimtek ini, diharapkan introduksi inovasi teknologi yang disampaikan dapat membantu pemecahan masalah yang dihadapi oleh peternak di Kab.Kukar, terutama peternak peserta bimtek, sehingga peningkatan produktivitas dan populasi sapi di wilayah ini bisa diwujudkan.

"Dan kita dari BPTP Balitbangtan Kaltim akan tetap menjaga komitmen untuk mendorong suksesnya kegiatan UPSUS SIWAB melalui pendampingan penerapan inovasi teknoligi yang direkomendasikan oleh Badan Litbang Kementerian Pertanian," pungkasnya.kbc11

Bagikan artikel ini: