Mulai bangun pondasi, harga apartemen The Trans Icon sudah naik 20%

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 21:51 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Trans Properti Indonesia berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan proyek mixed use pertamanya di Surabaya, The Trans Icon sesuai jadwal.

Kali ini, pengembang yang anak usaha CT Corp tersebut melakukan upper structure ceremony sebagai tanda mulai dibangunnya pondasi di proyek The Trans Icon.

Kegiatan yang berlangsung di areal proyek di Kawasan Jalan Ahmad Yani Surabaya, pada Sabtu (24/8/2019) tersebut dihadiri Chairul Tanjung selaku Founder CT Corp, Chairal Tanjung selaku Chief Executive Officer Trans Properti Indonesia, Wibowo Iman sebagai Presiden Direktur Trans Properti Indonesia, dan Janti Komadjaja Presiden Direktur PT Total Bangun Persada.

"Kami ingin menciptakan destinasi wisata terbaru dan menjadikan Surabaya memiliki ikon kelas dunia dengan hadirnya The Trans lcon," ujar Wibowo Iman, Direktur Utama Trans Properti lndonesia pada press conference upper structure seremony The Trans Icon, Sabtu (24/8/2019).

Menurutnya, ikon kelas dunia yang akan hadir di The Trans lcon Surabaya antara lain Trans Studio Ski World, wahana bermain salju dan ski indoor dengan menggunakan salju asli yang dibuat oleh mesin khusus. Selain itu akan juga dihadirkan Sky Dining yang bisa dijadikan tempat makan malam favorit.

"Kami akan menghadirkan The Trans lcon Apartemen dengan fasilitas mewah serta area terbuka hijau yang akan meningkatkan kualitas hidup menjadi lebih baik. Seluruh akses transportasi menuju The Trans lcon Surabaya sangat mudah karena akan terintegrasi berbagai fasilitas, sehingga semakin mempermudah berbagai kebutuhan," ujar Chairal Tanjung, Chief Executive Officer Trans Properti Indonesia.

Superblok The Trans Icon dibangun di atas lahan seluas 2,5 hektar di kawasan Jalan Ahmad Yani Surabaya. Bangunan ini meliputi pusat perbelanjaan modern dari yang sudah ada untuk lebih dikembangkan lagi, Office Tower, Trans Studio Ski World, Trans Hotel Apartemen, Trans Icon Apartemen, dan hotel sekelas bintang 6 The Trans Luxury Hotel.

Marketing Director The Trans Icon Fransiskus Afong menambahkan, sejak dipasarkan pada Maret 2018 lalu, tower pertama Trans Icon Apartemen saat ini sudah terjual 90 persen. Sedang tower kedua yang baru dipasarkan dua bulan lalu sudah terjual 40 persen.

"Dengan mulai dilakukannya pembangunan struktur ini, kami sangat yakin dalam waktu dekat akan sold out," ujarnya.

Keyakinannya tersebut selain didasarkan pada sederet keunggulan yang dihadirkan The Trans Icon baik untuk hunian maupun investasi, namun juga kepastian kenaikan harga dari unit apartemen yang menjanjikan.

"Asal tahu saja, sejak dipasarkan pertama kali tahun lalu hingga saat ini kenaikan harga apartemen sudah sekitar 20 persen," ungkap Fransiskus Afong yang menyebut harga apartemen di The Trans Icon saat ini mulai Rp 750 jutaan.

Melihat tingginya animo konsumen tersebut, pengembang berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan tepat waktu. Ditargetkan, pembangunan struktur apartemen akan rampung pada awal 2021 dan dilakukan topping off pada pertengahan 2021.

"Setelah apartemen, kami akan melanjutkan pembangunan mall seluas 30.000 meter persegi dengan tinggi 4 lantai," jelasnya. kbc7

Bagikan artikel ini: