Jajaki kerja sama pembangunan pabrik gula, delegasi Laos kunjungi PG Gempkrep milik PTPN X

Senin, 26 Agustus 2019 | 17:46 WIB ET

MOJOKERTO - Pabrik Gula (PG) Gempolkrep milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X menjadi salah satu tujuan dalam kunjungan kerja yang dilakukan oleh delegasi Laos (26/8). Delegasi Laos dipimpin oleh Alounkeo Kittikhoun selaku Menteri dari Kantor Perdana Menteri dan Somboun Phongsavanh sebagai Ketua Komite Pemegang Saham Pongsavanh Group, perusahaan minyak asal Laos. Bersama rombongan juga hadir Pratito Suharyo, Duta Besar RI untuk Laos serta Imam Paryanto, Asdep Kementerian BUMN. Rombongan disambut oleh Direktur Utama PTPN X, Dwi Satriyo Annurogo, Direktur Operasional PTPN X Aris Toharisman, beserta manajemen, serta Arison Sianipar, GM Pabrik Gula Gempolkrep beserta jajaran.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari rencana kerjasama antara Indonesia dan Laos dalam bidang pertanian dan pangan, serta terkait penjajagan pembangunan pabrik gula di Laos dengan kapasitas giling minimal 10.000 TCD.

“Kunjungan Delegasi Laos ini bertujuan untuk melihat kondisi dan kompetensi Holding Perkebunan Nusantara pada umumnya dan PTPN X pada khususnya guna menjajaki peluang kerjasama yang dapat terjalin,” terang Dwi Satriyo Annurogo, Direktur Utama PTPN X. 

PG Gempolkrep merupakan pabrik gula PTPN X dengan kapasitas produksi terbesar yakni 7.200 TCD. Selain itu, PG Gempolkrep merupakan  pabrik gula yang terintegrasi dengan pabrik bioetanol, yakni PT Energi Agro Nusantara (Enero).

Tahun 2018 lalu, PG Gempolkrep berhasil memproduksi 72.366 ton gula, yang artinya telah memberikan kontribusi sebesar 22% dalam total produksi gula PTPN X. Sementara itu PT Enero saat ini sedang melakukan pengembangan produksi dari fuel grade ke Extra Neutral Alcohol (ENA) grade untuk memenuhi kebutuhan pasar. 

“PG Gempolkrep terintegrasi dengan PT Enero. Dimana tetes yang dihasilkan dari proses giling di PG Gempolkrep akan dibawa ke PT Enero sebagai bahan baku utama dalam produksi bioetanol,” ungkap Dwi. 

Selain mengunjungi PG Gempolkrep dan PT. Enero, delegasi Laos juga mengunjungi beberapa BUMN lain seperti petrokimia gresik dan INKA guna melihat pengelolaan sinergi BUMN di Indonesia. kbc9

Bagikan artikel ini: