Naik dua kali lipat, Pertamina raup laba bersih Rp9,4 triliun di semester I

Selasa, 27 Agustus 2019 | 09:54 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Pertamina (Persero) Tbk mencatatkan laba bersih sebesar US$660 juta atau sekitar Rp 9,4 triliun pada semester I-2019. Angka tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan laba bersih periode yang sama tahun lalu yang sebesar US$311 juta (Rp 4,4 triliun).

Direktur Keuangan Pertamina Pahala N Mansury menjelaskan, kenaikan laba bersih ini terutama dipicu oleh penurunan beban pokok penjualan sebesar 6 persen dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.

Penurunan beban ini salah satunya didorong oleh harga rata-rata Indonesia Crude Price (ICP) pada semester 1-2019.

“Rata-rata ICP pada semester 1-2018 sekitar US$66 per barel, sementara pada semester 1 tahun ini sekitar US$63 per barel,” ujarnya, Senin (26/8/2019).

Hal ini juga termasuk penurunan impor minyak mentah sebagai dampak dari penyerapan minyak mentah domestik yang semakin meningkat.

Sampai dengan akhir Juli 2019, total kesepakatan pembelian minyak mentah dan kondensat dari KKKS domestik mencapai 123,6 MBCD.

Selain itu, peningkatan volume penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada semester pertama tahun 2019 mencapai sebesar 34,1 juta KL.

Capaian ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar 33,9 juta KL.

Sementara untuk penjualan produk non-BBM juga mengalami peningkatan dari periode sebelumnya sebesar 7,9 juta KL menjadi 8,3 juta KL.

Bahkan sejak Mei 2019, Avtur dan Solar sudah tidak perlu diimpor karena telah dapat dipenuhi dari produksi kilang Pertamina.

"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua stakeholder sehingga Pertamina dapat menjalani semester I 2019 dengan sejumlah pencapaian. Kami optimistis kinerja perusahaan akan terus positif hingga akhir tahun," ujarnya. kbc10

Bagikan artikel ini: