Suprajarto melawan keputusan Menteri Rini, serikat pekerja BRI dan BTN beri dukungan

Jum'at, 30 Agustus 2019 | 06:47 WIB ET
Suprajarto
Suprajarto

JAKARTA - Menteri BUMN Rini Soemarno menggeser Suprajarto dari posisi Dirut PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menjadi Dirut PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Keputusan hasil RUPSLB BTN ini langsung saja ditolak Suprajarto. Dia pun memilih mengundurkan diri.

Suprajarto beralasan dia tidak pernah diajak bicara maupun musyawarah sebelumnya.

Serikat Pekerja (SP) BRI dan BTN ikut mendukung keputusan Suprajarto. Bahkan mereka berpesan kepada Rini menghormati prinsip-prinsip good governance dalam BUMN.

Berikut petikan pernyataan lengkap bersama SP BRI dan BTN:

Kami Serikat Pekerja Bank BTN dan Serikat Pekerja Bank BRI dengan ini menyatakan sikap atas hasil RUPSLB BTN tgl 29 Agustus 2019 sebagai berikut:

1. Mendukung sikap Suprajarto yang menolak hasil RUPSLB Bank BTN dalam poin mengangkat Suprajarto sebagai Dirut Bank BTN.

2. Meminta kepada Menteri Negara BUMN untuk menghormati prinsip-prinsip good governance dan pelaksanaan manajemen karir bagi bankir di lingkungan BUMN melalui talent management system yang fair.

3. Menyatakan sikap bahwa sesungguhnya pemberian tugas kepada Suprajarto sebagai Dirut Bank BTN setelah sebelumnya menjabat sebagai Dirut Bank BRI pada dasarnya sebuah pelecehan profesi yang berpotensi menimbulkan kemarahan bagi ribuan alumni Bank BRI yang tersebar di seluruh NKRI termasuk juga di Bank BTN karena penugasan diberikan dari Bank BRI kepada Bank BTN yang dari ukuran kapasitasnya Bank BTN jauh lebih kecil dari Bank BRI (asset Bank BTN 25% asset Bank BRI).

4.Meminta kepada seluruh pejabat di lingkungan BUMN untuk menahan diri dengan tidak mengambil keputusan politik apapun sampai dengan pelantikan Presiden Jokowi tanggal 10 Oktober 2019 sesuai dengan imbauan Kepala Staf Presiden Pak Moeldoko. 

Ketua Umum SPBRI: Ruslina Harsono

Ketua Umum DPP SP BTN: Satya Wijayantara. 

Bagikan artikel ini: