Pemerintah klaim telah bangun 847 ribu rumah

Jum'at, 30 Agustus 2019 | 07:39 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat pembangunan rumah Program Satu Juta Rumah (PSR)  telah tersalurkan sebanyak 847.611 unit sampai dengan 26 Agustus 2019.

"Realisasi pembangunan hunian dalam Program satu Juta Rumah sampai dengan 26 Agustus 2019 sebanyak 847.611 unit," ungkap Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR di Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Khalawi menyampaikan, program Satu Juta Rumah telah mencapai kinerja yang semakin baik seiring dengan investasi pemerintah dalam penyediaan perumahan bagi seluruh masyarkat yang terus meningkat setiap tahunnya.

"Pada tahun 2015-2018, program Satu Juta Rumah telah berhasil membangun sebanyak 3.54 juta unit. Sedangkan pada tahun 2019, pemerintah mentargetkan pembangunan PSR sebanyak 1.25 juta unit rumah," jelasnya.

Berdasakan data yang dimiliki Kementerian PUPR, pada 2015 pembangunan rumah mencapai angka 699.770 unit rumah. Angka tersebut meningkat pada 2016 sebanyak 805.169 unit rumah, 2017 sebanyak 904.758 unit rumah, dan 2018 capaiannya melonjak menjadi 1.132.621 unit rumah.

"Penyediaan rumah atau papan menjadi satu kebutuhan primer atau dasar yang masih belum sepenuhnya tuntas sejak Indonesia merdeka 74 tahun yang lalu. Nilai backlog dan rumah tidak layak huni yang masih besar, merupakan tugas berat yang menjadi tantangan kita bersama dalam rangka mewujudkan penyediaan perumahan layak huni bagi seluruh masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)," tutur Khalawi.

Dia melanjutkan, beberapa langkah penguatan dan inovasi program Sejuta Rumah yang diupayakan oleh pemerintah antara lain penyesuaian harga rumah bersubsidi dengan mempertimbangkan tingkat daya beli MBR, standarisasi bangunan melalui revisi Pedoman Teknis Pembangunan Rumah Sederhana dan penyediaan perumahan terjangkau di lokasi strategis atau transit oriented development.

"Pemerintah juga akan mendorong pembangunan rumah susun bagi ASN/TNI/Polri dan generasi milenial, pembangunan rumah swadaya sebagai homestay, rumah khusus sebagai guest house, dan rumah susun di kawasan pariwisata serta kawasan industri, serta inovasi Kebijakan Penyediaan Perumahan berupa Pembangunan Perumahan Berbasis Komunitas (P2BK) dan mendorong Pembangunan Perumahan Skala Besar yang menerapkan konsep hunian berimbang," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: