PLN tawarkan kerja sama kepemilikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum

Senin, 2 September 2019 | 13:04 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN ikut berkomitmen dalam program pengembangan kendaraan listrik di dalam negeri.Salah satunya dengan menawarkan kepemilikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

SPKLU ini mirip dengan kepemilikan SPBU ada model Company Owned Company Operated (COCO) dan Partner Owned Partner Operated (POPO).

Dengan dua skema itu, korporasi bisa membangun SPKLU itu dan PLN bersama patner dengan memakai showcase PLN juga bisa berbisnis SPKLU tersebut.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PLN, Sripeni Inten Cahyani mengatakan, PLN siap mendukungan era kendaraan listrik.

Dukungan tersebut diwujudkan dalam menyiapkan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

"Terdapat dua skema bisnis SPKLU yang digagas PLN, yaitu Company Owned Company Operated (COCO) dan Partner Owned Partner Operated (POPO)," kata dia dalam siaran pers, kemarin.

Selain memberikan peluang bisnis, PLN juga memberikan diskon tambah daya listrik sebesar 75 persen bagi pemilik motor listrik dan diskon 100 persen atau gratis bagi pemilik mobil listrik.

Hal ini adalah upaya agar pemilik kendaraan listrik bisa menggunakan station charging di masing-masing rumahnya tanpa kendala daya listrik.

Selain diskon tambah daya tersebut PLN juga memberikan diskon tarif listrik sebesar 30 persen bagi pemilik kendaraan listrik di malam hari mulai pukul 22.00 WIB sampai 04.00 WIB, berlaku sejak 1 September 2019.

"Kami memberikan kemudahan bagi semua pihak yang ingin bersama-sama mengembangkan kendaraan listrik. Mulai dari pelanggan sampai partner yang ingin bekerjasama," kata Inten. kbc10

Bagikan artikel ini: