Sambut Hari Pelanggan Nasional, BNI ajak milenial bahas perencanaan keuangan

Rabu, 4 September 2019 | 00:28 WIB ET

SURABAYA - Menyambut Hari Pelanggan Nasional yang diperingati setiap 4 September, sejumlah pegawai BNI yang tergabung dalam kelompok millennial leader BNI di seluruh Indonesia menggelar acara yang bertajuk “Nongkrong Interaktif (Nongki) Bareng Millennials”.

Selasa (3/9), BNI Wilayah Surabaya menjadikan event ini sebagai momentum spesial di Hari Pelanggan Nasional 

untuk memposisikan BNI sebagai bank yang selalu hadir dalam hidup nasabah.

Di tiga tempat sekaligus yaitu di SMK Barunawati, Kantin Universitas 17 Agustus, dan Senewen Time Cafe, yang turut dihadiri Pemimpin Cabang BNI Tanjung Perak Suryarini, Pgs Pemimpin Cabang BNI Graha Pangeran Gunawan Wibisono, Pemimpin Cabang BNI Surabaya Bagus Suhandoko dan Head of Network and Services BNI Wilayah Surabaya Anak Agung Gede Putra bersama para generasi millennial bangsa ini saling berdiskusi, berbagi ilmu, ide dan cerita seputar pentingnya perencanaan keuangan (financial planning) dalam kehidupan. 

Dalam keterangannya kepada awak media, Head of Network and Services BNI Wilayah Surabaya Anak Agung Gede Putra menyampaikan bahwa BNI ingin memberikan advice kepada para generasi millennial untuk lebih prepare dan produktif dalam mempersiapkan kebutuhannya dimasa yang akan datang.

“Penting bagi millennial memiliki tabungan dan investasi. Punya tabungan dan investasi akan menjamin kehidupan finansial kita di setiap tahap kehidupan. Saat ini saja sudah banyak jenis tabungan dan investasi. Peruntukannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan, seperti deposito, tabungan berjangka, reksa dana, saham, dan lainnya. Tabungan dan investasi dapat menjadi pilihan untuk mewujudkan tujuan finansial mereka,” ujarnya.

“Namun, dalam memilih investasi yang tepat, kita harus menyesuaikannya dengan karakter dan tipikal yang dimiliki masing-masing produk investasi.Selanjutnya, bagaimana mereka mampu mengelola pemasukan dan pengeluaran. Jika perlu hutang, gunakan untuk hal yang produktif. Jadi, sah-sah saja memiliki utang dari manapun asalnya, baik itu itu kartu kredit, kredit tanpa agunan, dan lainnya asalkan ada pemasukan.Kondisi-kondisi itulah yang kadang tidak mereka pikirkan atau rencanakan,” imbuh Agung.

Masih menjadi bagian dari rangkaian acara, BNI juga ingin mengajak para generasi millennial Indonesia untuk mengambil peran dan lebih peduli kepada lingkungan. Semangat “Melayani Negeri Kebanggaan Bangsa” tidak hanya diwujudkan dalam produk dan layanan perbankan saja, tetapi juga melalui banyak cara dalam memaknai hidup. Salah satunya dengan kepedulian terhadap lingkungan. 

“Semakin hari, usia bumi semakin tua. Banyak diantara kita yang mengetahui akan hal itu, tetapi terkadang tidak ada kesadaran untuk ikut berpartisipasi dalam merawat dan 

menjaganya. Untuk merawat dan menjaga bumi, memang kita tidak bisa menyuruh orang lain. Kita tidak bisa memerintah orang lain. Sementara pada kenyataannya, kita masih berpangku tangan. Mulai saat ini, sisingkan lengan, kita mulai dari diri sendiri untuk menjaga bumi yang kita cintai ini sehingga pada akhirnya kita dapat bertahan hidup di bumi ini,” jelas Agung. kbc9

Bagikan artikel ini: