Balitbangtan dan perusahaan Jepang ini kolaborasi garap riset pangan dan farmasi

Kamis, 5 September 2019 | 08:19 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Mengawali bulan September 2019, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) membuka peluang kerja sama internasional dengan perusahaan swasta Jepang yang bergerak di bidang industri mekanisasi, Hirata Corporation. 

Tidak main-main Hirata Corp yang sudah merencanakan hadir ke Jakarta sejak Juli 2019 ini menawarkan kerja sama untuk dapat mengisi pengembangan ekspansi usaha di bidang agribisnis.

Kepala Balitbangtan Dr. Fadjry Djufry saat membuka pertemuan menyampaikan, penawaran Hirata Corp ini sangat membantu dalam kapasitas Balitbangtan sebagai penghasil inovasi dan teknologi. "Hirata Corp ingin mengulang sukses story dari Sakata Seed Corp," ujarnya Fadjry dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (5/9/2019).

Tomohiro Kamogawa selaku Adviser Research and Development Headquarter Hirata Corp menjelaskan kerja sama yang diinginkan Hirata Corp terkait dengan bahan mentah untuk produk kosmetik, pangan fungsional, pharmaceutic, dan toiletries.

“Apa yang dilakukan oleh Balitbangtan dengan Hirata Corp merupakan bagian dari implementasi Protokol Nagoya dengan mempertimbangkan akses benefit sharing yang dapat dimanfaatkan secara bersama,” ungkap Prof. Budi Marwoto.

Kerjasama ini akan dibagi dalam 3 fase kegiatan, yaitu identifikasi jenis jenis sumber daya genetik (SDG) yang mempunyai potensi sebagai bahan functional food, pharmatiucal, dan kosmetik, produksi dan riset, serta pemanfaatan SDG skala ekonomi. Dari kerjasama ini Balitbangtan mengharapkan dapat membangun jaringan riset internasional selain meningkatkan kapasitas dan kompetensi kelembagaan litbang pertanian, jelasnya.

Sekretaris Balitbangtan Muhammad Prama Yufdy mengungkapkan Hirata Corp merupakan perusahaan ternama dari Jepang dengan kapasitas dan kemampuannya untuk melakukan komersialisasi produk. Kerjasama ini diperlukan untuk makin memperluas hasil karya anak bangsa mendunia.

“Proses negosiasi kerja sama yang ditutup dengan menyepakati Minute of Joint Meeting ini memberikan peluang bagi peneliti Balitbangtan memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kapasitasnya dan menyusun jurnal internasional. Dan tidak menutup kemungkinan untuk mendapatkan joint patent Internasional,” pungkasnya.kbc11

Bagikan artikel ini: