Hingga Agustus, BNI klaim salurkan KUR Rp12,8 triliun

Kamis, 5 September 2019 | 08:33 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Bank Negara Indonesia Tbk aau BNI mengklaim telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 12,8 triliun hingga Agustus 2019 atau naik 12% dibanding periode yg sama tahun 2018.

Penyaluran tersebut telah mencapai 80% dari kuota yang didapat BBNI yakni sebesar 16 T dengan jumlah debitur penerima KUR sebanyak 147.000.

Meskipun sudah signifikan, penyaluran KUR ke sektor produksi belum mencapai 60%. "Saat ini capaian telah 52%. Dengan makin fokus ke sektor produksi maka kami optimis dapat mencapai 60% seperti arahan Kemenko," kata General Manajer Divisi Bisnis Usaha Kecil 2 BNI Bambang Setyatmojo, Rabu (4/9/2019).

Bambang bilang, kendala dalam pelaksanaan penyaluran KUR ke sektor produksi adalah keterbatasan dari enabler outlet serta keterbatasan ketersediaan mitra atau off taker yang dapat bekerjasama dengan BNI untuk monitoring kredit.

Adapun pertumbuhan penyaluran KUR BNI ke sektor produksi didominasi oleh sektor pertanian.

Menurut Bambang, BNI akan terus melakukan inovasi dalam melakukan penyaluran kredit yakni digitalisasi proses untuk menjangkau lebih banyak UMKM serta bekerjasama dengan start up yg fokus pada pengembangan aplikasi penunjang sektor produksi.

Misalnya saja di bidang pertanian dan perikanan, sinergi mitra korporate, digitalisasi proses untuk mempercepat dan akurasi proses keputusan. kbc10

Bagikan artikel ini: