Jadi pemasok kopi Horeca, MacKenzie coba peruntungan bisnis kafe

Senin, 9 September 2019 | 18:47 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Maraknya kedai kopi baik di kota-kota besar maupun pedesaan membuat sejumlah masyarakat melirik bisnis ini. Ini juga membuat permintaan komoditas kopi khususnya produksi lokal terus meningkat.

'Gurihnya' bisnis kedai kopi maupun kafe yang menyasar segmen menengah dan atas juga mendasari MacKenzie Coffee untuk mulai melirik dengan membuka kafe di Ruko Surya Inti Permata 2, Jalan Mayjen HR. Muhammad Surabaya.

Cafe Manager MacKenzie Coffee, Yudhistira mengatakan, selama ini MacKenzie Coffee hanya memasok produk kopi dalam bentuk biji siap olah (roasting) dengan sasaran pasar kedai kopi hingga segmen hotel, restoran dan cafe (horeca).

"Untuk kedai kopi, produk kita sudah merambah Surabaya dan beberapa kota lain di Jatim. Sementara horeca sudah dipasok hingga Bandung. Rata-rata dalam sebulan bisa terjual hingga 100 kilogram untuk kedia kopi, sedangkan horeca sekiar 50 kilogram, karena baru berjalan dua bulan ini," katanya di sela pembukaan MacKenzie Coffee, Senin (9/9/2019).

Menurutnya, pihaknya mempertahankan kopi asli hasil petani di Jawa Timur, yakni jenis Robusta dan Arabika dari perkebunan di Lumajang dan Bondowoso, namun dengan harga yang terjangkau. Keunggulan itu pula yang dipertahankan di produk yang dijual di kafe yang baru dibukanya.

"Kafe ini mengangkat cita rasa kopi yang cukup otentik, dengan mengusung tagline Good Roast Fresh Brew Devine Cup," ulas Yudhis.

Menurutnya, bisa terjangkaunya harga yang dipatok, juga karena kopi yang disajikan di-roasting sendiri, dan di-roasting di kafé ini, sehingga kelezatan, dan kesegaran dari biji-biji kopinya sangat bisa dipercaya.

Ada puluhan pilihan menu yang disiapkan antara lain Cappucino, Latte, Mac Crunch, Mac Pink, Mochito, Machiato, hingga Choco varian. Sementara ragam snacknya, antara Iain Brownis, Croissant, dan menu pastry andalan adalah Sandwich Crunchy. 

"Berbeda dengan kedai kopi lainnya, disini MacKenzie menawarkan ragam jenis kopi dan pastry dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari Rp 8 ribu hingga Rp 25 ribu," tandasnya.

Tak hanya kafe, pihanya juga tengah menyiapkan model bisnis booth yang akan hadir di gedung-gedung perkantoran di Surabaya. Langkah ini karena banyaknya permintaan dari sejumlah pihak khususnya para karyawan kantor.

"Untuk tahap awal kami siapkan 20-40 booth untuk standby di sejumlah kantor di Surabaya dengan kapasitas sekitar 100 cup per hari per booth. Dengan kualitas kopi ala kafe namun dengan harga sangat terjangkau," ujarnya. kbc7

Bagikan artikel ini: