Gubernur Khofifah harap PLB SIER beri kemudahan akses produk bagi UKM dan IKM

Selasa, 17 September 2019 | 05:18 WIB ET

SURABAYA -  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap keberadaan Pusat Logistik Berikat (PLB) yang berlokasi di kawasan Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) mampu memberikan kemudahan akses maupun biaya terhadap produk yang  belum tersubtitusi bagi UKM dan IKM di Jatim. 

Menurut Khofifah, hal tersebut selaras dengan apa yang diharapkan Presiden Joko Widodo yakni menggenjot ekspor Indonesia dari sisi UKM dan IKM. Pelaku UKM / IKM, kata dia, harus diberikan kemudahan untuk memperoleh pasokan bahan baku maupun bahan pendukung produksi dengan memberikan fasilitas bebas bea masuk dan Pajak Impor atas bahan baku yang berorientasi ekspor.

Khofifah menjelaskan, saat ini kebutuhan bahan baku pelaku UKM dan IKM sebagian besar masih impor. Dicontohkan, industri alas kaki misalnya untuk kebutuhan sol atau alas sepatu 100% nya masih impor. Produk-produk seperti inilah yang harus disubtitusi terlebih dahulu agar pergerakan UKM dan IKM di Jatim bisa lebih kompetitif dibandingkan tempat lain.

“Sebetulnya barang-barang atau kebutuhan apa saja yang dibutuhkan para pelaku UKM dan IKM tetapi belum tersubtitusi di dalam negeri dan masih harus impor  kita ingin hal ini bisa terkoneksi lewat PLB,” pungkas khofifah, Jumat pekan lalu. 

Sementara itu, Direktur Utama PT. SIER  Fattah Hidayat menyambut baik tawaran yang disampaikan Gubernur Khofifah tentang sinergitas PLB dengan Pemprov Jatim untuk mempermudah produk yang belum tersubtitusi bagi UKM dan IKM. Karenanya, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Sucofindo dan pihak Pemprov Jatim terkait hal ini.

"Dengan fasilitas PLB ini, diharapkan dapat menurunkan biaya logistik dengan menjaga ketersediaan bahan baku secara cepat. Terlebih lagi, terdapat penangguhan bea masuk dan inspeksi barang dilakukan di gudang secara langsung sehingga akan memperlancar arus barang,” jelas Fattah.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, antara lain Sekdaprov Jatim, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Prov. Jatim, Kepala Biro Perekonomian Setda Prov. Jatim, Jajaran Direksi PT. SIER, serta perwakilan dari Sucofindo.

Bagikan artikel ini: