Jokowi respon 'kode keras' Bahlil terkait kursi menteri

Selasa, 17 September 2019 | 05:55 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespon 'kode keras' Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi ) Bahlil Lahadalia terkait isu pencalonan sebagai menteri periode kedua pemerintahan Jokowi.

Hal ini terungkap saat Jokowi menyampaikan sambutan di depan ratusan pengusaha anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi ) dalam acara Musyawarah Nasional XVI Hipmi di Jakarta, Senin (16/9/2019).

Awalnya, Bahlil Lahadalia menyebut sejumlah nama yang pernah menjadi ketua umum Hipmi. Bahkan, ia juga menyebut nama Ketua Umun Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani dan Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani.

"Ada ketua umum Bang Lutfi. Ini agak-agak mantap juga ini. Tapi tergantung Pak. Kalau belum ada rekomendasi ketua umum, jangan dulu Pak," kata Bahlil.

"Di sebelah kiri, ada ketua umum Kadin Bang Rosan (Roeslani). Nah ini juga pak. Bagus juga pak. Cuman ketua umum juga. Ada ketua umum Erwin Aksa. Ini bagus juga pak. Hobinya olahraga," kelakar dia.

Menjelang akhir sambutannya, Bahlil menegaskan setiap anggota Hipmi sama sekali tidak meminta jabatan menteri. Hipmi justru meminta para 'pembantu' Jokowi bisa pro dengan pengusaha.

"Hipmi tidak meminta menteri, tapi Hipmi minta menterinya pro ke pengusaha. Kalau tidak ada yang seperti itu, Hipmi bisa juga memberikan rekomendasi," kata Bahlil.

Saat memberikan sambutan, Jokowi lantas menanggapi sikap Bahlil Lahadalia yang seakan-akan menyodorkan sejumlah nama rekomendasi bagi Jokowi untuk mengisi jajaran Kabinet Kerja periode kedua.

"Tadi adinda Bahlil menyorong-nyorongkan dan merekomendasikan beberapa yang hadir di sini. Tadi beliau menunjuk-nunjuk abang Luthfi, menunjuk ketua Kadin abang Rosan," kata Jokowi.

Namun, Jokowi memahami sikap yang ditunjukkan Bahlil Lahadalia mungkin saja sebuah 'kode keras' terkait posisi menteri periode kedua, yang sampai saat ini memang masih penuh dengan teka teki.

"Saya tahu adinda Bahlil ini. Beliau menyorongkan diri sendiri tapi ditutup beliau berdua tadi biar nggak kelihatan. Tapi kelihatan sekali, saya nangkep, saya nangkep saya nangkep. Beliau berdua (Rosan dan Lutfi)  pesaingmu (Bahlil) loh," kelakar Jokowi.

Jokowi menerangkan Ketua Hipmi tersebut cocok menjadi menteri.  Menurutnya Bahlil merupakan sosok yang pintar membawa suasana. "Tidak usah kaget. Pas bukan (menjadi menteri)? Siapa yang setuju?" ujar Jokowi disambut riuh para anggota Hipmi.

Munas Hipmi ke XVI berlangsung hingga15-18 September 2019 di Hotel Sultan, Jakarta.Perhelatan ini diikuti para peserta Munas, yaitu fungsionaris BPD dan peninjau fungsionaris BPP serta undangan yang totalnya lebih dari 2.000 peserta pengusaha dari seluruh Indonesia Indonesia.kbc11

Bagikan artikel ini: