Lion Air Group siap borong 6 pesawat di tahun ini

Rabu, 18 September 2019 | 08:33 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Ketatnya persaingan di bisnis transportasi udara tak menyurutkan maskapai Lion Air Group untuk ekspansif dalam menambah armada serta menambah rutenya. Di tahun ini, maskapai ini siap memborong tujuh pesawat, dimana sebagian sudah didatangkan.

Corporate Communication Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan, maskapai Lion Air telah mendatangkan dua unit pesawat wide body, Airbus 330 -900 Neo. “Nanti untuk Batik Air ada Airbus 320 – 200 tiga unit narrow body dan dua unit Airbus 330 – 900 Neo untuk Thai Lion Air,” katanya, Selasa (17/9/2019).

Dengan mendatangkan pesawat baru, kata Danang, merupakan upaya Lion Air Group untuk meningkatkan kualitas alat produksinya. Seluruh pesawat itu, katanya disewa dalam keadaan baru dirakit dari pabrik.

Pesawat baru itu diyakini lebih irit dan secara operasional tidak akan memakan banyak biaya untuk suku cadang. Selain itu, kenyamanan perjalanan juga diyakini lebih baik dengan menggunakan pesawat baru itu.

Hingga 31 Agustus 2019, Lion Air Group telah menambah 43 rute baru. Sementara di September terdapat rute baru yang akan dibuka. Untuk Batik Air yakni Denpasar – Labuan Bajo.

Untuk Lion Air yakni Kualanamu – Kulonprogo, Pontianak – Kulonprogo, Tarakan – Kulonprogo, dan Banjarmasin – Denpasar. Sementara Wings Air membuka rute Manado – Morotai dan Palangkaraya – Solo. “Untuk Wings Air, frekuensi Bandung – Halim juga ditambah,” tambah Danang.

Baca Juga: Duh, kabut asap mulai mengganggu layanan penerbangan 

Berdasarkan penelusuran di internet, harga satu unit Airbus 330 – 900 Neo adalah US$ 296,4 juta. Sementara Airbus 320 – 200 seharga US$ 101 juta. Jika dihitung, Lion Air Group akan mendatangkan empat unit Airbus 330-900 senilai US$ 1,18 miliar dan dua unit Airbus 330 – 900 senilai US$ 202 juta. Adapun total investasinya diperkirakan senilai US$ 1,38 miliar.

Saat ini Lion Air Group telah mengoperasikan 307 pesawat uituk penerbangan berjadwal. Untuk Lion Air sebanyak 108 unit, Batik Air 58 unit, Wings Air 64 unit, Malindo Air 44 unit, dan Thai Lion Air 33 unit. Adapun untuk penerbangan non berjadwal di antaranya, Lion Bizjet empat unit, dan untuk keperluan sekolah penerbangan Angkasa Aviation Academy 23 unit. kbc10

Bagikan artikel ini: