BFI Finance punya cara unik gaet nasabah 'Srikandi' di Surabaya

Sabtu, 21 September 2019 | 17:00 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT BFI Finance Indonesia Tbk gencar menyosialisasikan program pembiayaan dan pelayanan keuangan inklusif bagi perempuan melalui program BFI Srikandi.

Di Surabaya, program ini dikemas dalam kegiatan mingguan yang hadir di tengah-tengah ruang publik, yakni 'Pekan Raya Srikandi' dengan mengusung tema-tema dan aktivitas yang dekat dengan permasalahan perempuan, keluarga dan ruang lingkupnya.

Seperti yang dilakukan pada pekan ketiga Sepember 2019 ini, dimana BFI Finance wilayah Surabaya mengusung tema masalah lingkungan “Tumbuh dan Lestari Bersama BFI”. Kegiatan ini dalam bentuk lomba mewarnai yang diikuti sebanyak 500 anak-anak usia TK.

Area Manager Surabaya PT BFI Finance Indonesia Tbk, Nuzul Ittaqa mengatakan, saat ini masyarakat dihadapkan pada masalah bencana ekologi yang disebabkan oleh perilaku manusia yang tidak bijak dalam mengelola plastik. Atas situasi tersebut BFI Finance ingin mengambil bagian positif dengan melibatkan partisipasi public yang massive untuk lebih mengenal lingkungannya dan kemudian dapat mengelolanya secara bijak.

“BFI Finance sadar betul, bahwa persoalan ekologi tidak bisa diselesaikan hanya oleh sekelompok orang. Tapi harus melibatkan semua kalangan, karena ini merupakan masalah bersama. Dengan adanya program ini, kita sedang melakukan pendidikan pada anak-anak untuk lebih mengenal peran penting lingkungannya dalam jangka pendek dan jangka panjang," jelasnya di sela lomba mewarnai yang digelar BFI Finance di BG Junction Surabaya, Sabtu (21/9/2019).

Menariknya, untuk bisa mengikuti lomba ini, peserta wajib menyerahkan 3 botol plastik bekas minuman ukuran 1,5L atau 5 botol ukuran 700 ml. Selain itu, para peserta juga mendapatkan souvenir berupa bibit tanaman untuk bisa ditanam di rumahnya.

"Botol Plastik yang sudah terkumpul akan diberikan kepada Bank Sampah Induk Surabaya. Ini sebagai wujud kami ikut melestarikan lingkungan," ujar Nuzul.

Ditambahkan dia, selain menyisipkan pesan moral kepada anak-anak dan ibu-ibu untuk ikut menjaga pelestarian lingkungan, tujuan bisnis BFI Finance dalam membantu menumbuhkan dan menciptakan kemandirian ekonomi pada perempuan Indonesia melalui program BFI Srikandi juga mengena.

"Tujuan program BFI Srikandi adalah terciptanya kesempatan atau akses keuangan bagi perempuan Indonesia," ujar Nuzul.

Sejak diluncurkan pada Februari 2019 lalu, minat masyarakat khususnya nasabah perempuan cukup tinggi. Terbukti, saat ini di BFI Finance wilayah Surabaya Raya saja sudah menggaet sekitar 600 nasabah BFI Srikandi. Jumlah ini terus mengalami peningkatan rata-rata 20 persen per bulan.

"Mereka sebagian besar adalah untuk pembiayaan di sektor produktif, seperti UKM makanan minuman, pedagang kelontong, jualan online, dan sebagainya dengan rata-rata nominal pinajaman senilai Rp 5 juta-6 juta per nasabah," ulas Nuzul.

Dengan kenyataan itu, dan seiring kian agresifnya kegiatan sosialisasi pendekatan ke pusat-pusat kegiatan perempuan, pihaknya optimis hingga akhir tahun 2019 ini jumlah nasabah BFI Srikandi mencapai 1.200 nasabah.

"Selain kegiatan setiap pekan dan kegiatan besar di setiap bulan, program promo yakni cashback sebesar Rp 200.000 untuk setiap realisasi kucuran pembiayaan BFI Srikandi masih diberikan," tandasnya.

Sementara itu hingga akhir tahun 2019 ini, BFI Finance wilayah Surabaya menargetkan realisasi pembiayaan secara total sebesar Rp 1 triliun. Dan hingga akhir Agustus lalu sudah tercapai sekitar 90 persen. kbc7

Bagikan artikel ini: