Salurkan KPA di dua proyek apartemen PP Properti ini, Bank Mandiri tawarkan bunga 6,75%

Rabu, 25 September 2019 | 23:39 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT. PP Properti,Tbk. (PPRO) melakukan kerja sama dengan Bank Mandiri untuk pembiayaan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) untuk dua proyek apartemen di Surabaya, yakni Westown View dan Grand Sagara.

Langkah ini selain untuk memperluas pasar juga untuk memudahkan pembelian produk di dua proyek PT PP Properti tersebut.

Direktur Utama PT PP Properti Suramadu (pengembang Grand Sagara) sekaligus PPRO Sampurna Jaya (pengembang Westown View) Rudi Harsono menuturkan, kerja sama dalam membiayaan KPA antara PPRO dengan Bank Mandiri bukan merupakan kali pertama. Pasalnya, sebelumnya beberapa proyek PPRO juga bersinergi dengan Bank Mandiri.

"Tingginya kebutuhan akan hunian vertikal (apartemen), khususnya bagi kaum milenial di Surabaya ditangkap PPRO dan Bank Mandiri dengan menggenjot minat konsumen membeli apartemen. Program yang ditawarkan adalah suku bunga rendah, administrasi tak berbelit-belit, dan proses approval lebih cepat," katanya di sela Penandatanganan Kerja Sama Pembiayaan KPA antara PT PP Properti Tbk dengan PT Bank Mandiri Tbk di Marketing Gallery Westown View, Surabaya, Rabu (25/9/2019).

Kesepakatan dua perusahaan BUMN itu ditandatangani langsung oleh Rudi Harsono dan Regional CEO Jawa 3 Region Vlll Bank Mandiri Erwan Djoko Hermawan.

Acara penandatanganan tersebut juga akan disaksikan Tatuk Hadiwidayat selaku Komisaris PPRO Sampuma Jaya, Wiratno Catur Atmanto selaku Project Director Wesown View, dan dari pihak Bank Mandiri, yakni Dessy Wahyuni selaku Regional Transaction & Consumer Head dan Indradi Wahyudi selaku Consumer Loan Head Region Vlll Bank Mandiri.

”Selain sebagai bank BUMN, Bank Mandiri kami menilai memiliki komitmen kuat dalam menyukseskan penyediaan hunian bagi masyarakat Indonesia, khususnya untuk konsumen usia muda (milenial); Kami optimis dengan menggandeng Bank Mandiri kepercayaan pasar terhadap proyek yang kami kembangkan semakin kuat,” kata Rudi Harsono.

Menurutnya, dengan kerja sama ini diharapkan mampu menyalurkan pembiayaan KPA bagi nasabah yang ingin memiliki hunian di proyek yang dikembangkan PP Properti.

Project Director PT PP Properti Suramadu, Satrio Sujatmiko menambahkan, saat ini pihaknya tengah memasarkan apartemen Adriatic Tower (tower pertama) dimana sekitar 40 persen dari pembelian adalah keluarga muda dan kaum milenial.

Menurutnya, superblock Grand Sagara banyak diminati kaum milenial karena konsepnya integrated mixeduse developments yang memadukan fungsi-fungsi hunian, komesial, dan gaya hidup dalam satu kawasan bernuasa resort.

”Milenia! di Jatim menjadi peluang besar untuk masuk ke segmen tersebut karena konsep Grand Sagara sangat sesuai dengan selera generasi tersebut yang menyukai kemegahan dan modernisasi. Dan yang menarik bagi milenial adalah suasana resort pantai, modern, aksesnya mudah, dan tersedia akses internet yang menjadi kebutuhan utama mereka akan tersedia di Grand Sagara,” tutur Satrio Sujatmiko.

Grand Sagara berada di lokasi yang apik tepat “di bibir” Jembatan Suramadu, Surabaya Timur. Dikembangkan secara bertahap yang terdiri dari 13 menara apartemen, hotel, perkantoran, ruang konvensi, dan pusat perbelanjaan di areal seluas 5,6 hektare. 

Regional CEO Jawa 3 Region Vlll Bank Mandiri Erwan Djoko Hermawan menyatakan, pihaknya berharap kerja sama yang dilakukan dengan PT PP Properti tersebut mampu mendongkrak pembiayaan KPA di wilayahnya.

"Dalam kerja sama ini, konsumen diberi banyak kemudahan, seperti: proses KPA dibuat cepat, simple, dan suku bunga kompetitif. Promo yang diberikan pun sangat emnarik, yaitu: bunga 6,75% fix selama 3 tahun, booking fee hanya hanya Rp5 juta, cashback Rp3 juta, dan cicilan cukup Rp2 juta per bulan. Dan untuk nasabah milenial tenor bisa hingga 20 tahun," ulasnya.

Ditambahkan Erwan, kerja sama Bank Mandiri dengan PP Properti memiliki kekuatan karena sebelumnya dalam kerjasama pembiayaan KPR dan KPA mempunyai jejak rekam NPL 0 persen.

"Kami mendapatkan nasabah yang sama-sama memiliki kualitas yang bagus. Sangat sulit dalam hal KPR atau KPA itu dalam ukuran bank itu NPL nol persen, oleh karena itu PP Properti bagi Mandiri juga NPL 0 persen. Jadi tower dua nanti mungkin lebih cepat dari tower satu sebelumnya kecepatan dalam mengakuisisinya. Dari ukuran waktu harusnya didapat setengah waktu dari yang dijual pertama,” kata Erwan.kbc7

Bagikan artikel ini: