Perkuat pembiayaan perumahan, BRIsyariah gandeng REI Jatim

Kamis, 26 September 2019 | 06:43 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Masih tingginya angka kekurangan pasokan (backlog) rumah di Indonesia mendasari kalangan perbankan untuk ikut mewadahi sekor pembiayaan dengan skim yang lebih memudahkan masyarakat.

Hal itu pula yang dilakukan Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (DPD REI) Jawa Timur dengan menggandeng PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIsyariah) untuk menjadi salah satu perbankan yang ikut mendukung pembiayaan di ajang Pameran Perumahan dengan tema "Indonesia International Property Expo 2019" (IIPEX 2019) di Jatim Expo Surabaya pada 25 – 29 September 2019.

Pameran ini merupakan rangkaian ajang serupa yang digelar serentak di 4 Kota Besar meliputi Jakarta, Medan, Denpasar dan Surabaya.

Ketua REI Jatim Ir. Danny Wahid mengatakan, belum menggeliatnya pasar properti baik untuk rumah subsidi maupun nonsubsidi mendorong pengembang untuk kreatif dari sisi produk, termasuk kemudahan dalam pembiayaan pembelian rumah.

"Kami sebagai asosiasi yang mendampingi industri properti setiap hari, (selalu) berpikir bagaimana cara mengatasi ini," katanya pada pembukaan IIPEX 2019 di Jatim Expo Surabaya, Rabu (25/9/2019).

Menurutnya, pameran tersebut tidak hanya memberikan kesempatan bagi mereka yang ingin memiliki properti hunian dengan harga kompetitif. Namun menjadi wadah bagi pemerintah serta para developer dalam menawarkan hunian yang dibutuhkan masyarakat.

Sekretaris Perusahaan BRIsyariah, Mulyatno Rachmanto menuturkan, pihaknya tertarik untuk ikut terlibat di ajang ini untuk mewadahi kebutuhan masyarakat akan skema pembiayaan perumahan berkonsep syariah.

"Kami menggandeng REI Jatim untuk Pembiayaan KPR Griya Faedah baik untuk perumahan komersial maupun perumahan bersubsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) secara serentak dengan sejumlah pengembang di Jatim," katanya.

Mulyatno Rachmanto menambahkan, dari kerjasama-kerjasama ini BRIsyariah berpotensi memperluas bisnis pembiayaan konsumernya sekaligus meningkatkan pendapatan margin dan ujroh pembiayaan.

“Kerjasama yang sudah dibina dengan developer tergabung dalam REI selama ini berjalan baik. Kami menilai potensi pasar di wilayah ini masih sangat besar. Melalui kerjasama ini, bersama pengembang yang memiliki reputasi bagus, kami berharap dapat meningkatkan pertumbuhan pembiayaan konsumer BRIsyariah, namun di sisi lain kami juga tentunya tetap akan selektif menyaring calon nasabah penerima pembiayaan KPR Griya Faedah BRIsyariah iB ini agar sisi prudential banking-nya tetap terjaga,” ujar Mulyatno.

Dikatakannya, pembiayaan perumahan di BRIsyariah saat ini merupakan pembiayaan yang masih terus mendominasi pembiayaan BRIsyariah di segmen konsumer hingga mencapai 78% dengan tingkat pertumbuhan secara YoY sebesar 17,96%. kbc7

Bagikan artikel ini: