Lampung Timur dibidik jadi sentra produksi jagung melek teknologi

Senin, 30 September 2019 | 20:52 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Lampung Timur menjadi lokasi utama peningkatan luas tanam dan produksi jagung dengan teknologi Balitbangtan. Teknologi itu berupa pola tanam zigzag dan pupuk fosfat alam.

"Tanah di Lampung Timur cenderung masam sehingga fosfat alam lebih cocok digunakan petani," kata kepala Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian, Dr. Husnain pada Temu Teknis dan Bimtek Aplikasi Fosfat Alam pada Jagung dan Kelapa Sawit di Lampung dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (30/9/2019).

Kementan melatih 150 petani  asal dari Kec. Metro Kibang, Wai Jepara dan Probolinggo, Kab. Lampung Timur dengan  materi berupa pengelolaan dan pemupukan jagung serta praktek tanam jagung zigzag. Kementan juga mengundang petani jagung sukses yang dikenal raja jagung Kalsel, Budiono,  sebagai pembicara inti.

Kegiatan itu dihadiri Direktur OCP.S.A Abderahim Nasser, Mr Hicham Djafar, Director of Sales South, South east Asia of OCP, Kepala Balittanah, Kepala BPTP,  Kepala Camat, Kapolsek, Danramil Probolinggo, para peneliti lingkup BBSDLP, para koordinator penyuluh dan penyuluh Kab. Lampung Timur.

Menurut Budiono Indonesia membutuhkan petani pengusaha yang berani mengambil resiko. "Petani juga seperti pengusaha yang penghasilannya tidak terbatas. Kuncinya serius dan kerja keras," kata Budiono yang memulai menjadi petani dari nol. 

Kegiatan ini merupakan bagian kerjasama Badan Litbang Pertanian dengan OCP.S.A BUMN Pukuk Berbasis di Maroko.kbc11

Bagikan artikel ini: