Ekonomi hanya tumbuh 5 persen, pebisnis rem ekspansi

Jum'at, 11 Oktober 2019 | 07:18 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kalangan pelaku usaha di Tanah Air mengaku memilih untuk menahan diri tidak melakukan perluasan pasar atau ekspansi. Alasannya, karena pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang saat ini hanya stagnan di level 5 persen.

Hal itu dikatakan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Roeslani di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (10/10/2019). "Tapi memang kita haris realistis karena pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen pengusaha untuk ekspansi masih menahan diri," katanya.

Rosan mengatakan salah satu alasan pelaku usaha menahan diri dikarenakan permintaan konsumen memang sedang dalam keadaan tidak begitu bagus. Apalagi ditambah dengan kondisi ekonomi global yang saat ini tengah bergejolak.

"Karena kalau mereka ekspansi demand lagi flat kan agak susah juga jadi dalam hal ini yang harus dilakukan oleh dunia usaha adalah membuat perusahaan menjadi lebih efisien dan baik," jelas dia.

Di sisi lain, Rosan juga meminta kepada pemerintah untuk membenahi beberapa kebijakan terkait dengan perpajakan.

Di tengah terkontraksinya pertumbuhan ekonomi dia berharap pemerintah lebih aktif dan banyak memberikan insentif kepada para pelaku usaha.

"Tentunya yang diharapkan adalah bagi pemerintah adalah ketika ada kontraksi pertumbuhan mestinya banyak melakukan relaksasi kebijakan maupun insentif, ketika perekonomian sedang naik lagi bagus lagi kita akan sangat mengerti ketika diketatkan kembali, dunia usaha naik turun, kebijakan kebijakan yang dikeluarkan seperti tax holiday, tax allowance yang memang kita butuhkan," tandas dia. kbc10

Bagikan artikel ini: