Desember, ADHI taksir peroleh pembayaran proyek LRT Jabodetabek Rp1,6 triliun

Senin, 14 Oktober 2019 | 05:39 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mengajukan pembayaran dari pengerjaan proyek moda transportasi terintegrasi Light Rail Transit (LRT) di bulan Desember 2019 sebesar Rp 1,6 triliun. Perseroan meyakini Debt to Equity(DER) tetap dalam kondisi aman.

Direktur Keuangan Adhi Karya, Entus Asnawi mengatakan perusahan telah mengajukan pembayaran agar Kementerian Keuangan melalui PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencairkan pengerjaan proyek sebesar Rp 1,6 triliun.Apabila perhitungan yang diajukan disetujui, maka Perseroan akan memperoleh pembayaran hingga Desember 2019 sebesar Rp 9,9 triliun.

“ Di bulan Oktober ini , kita sudah memperoleh pembayaran bersih sebesar Rp 1,2 triliun. Cukuplah membantu arus kas perusahaan,” ujar Asnawi menjawab kabarbisnis.com usai  pengangkatan pertama kereta LRT di Jakarta, Minggu (13/10/2019).

Entus menambahkan total pembayaran yang diterima Adhi Karya dari proyek LRT hingga Oktober 2019 mencapai Rp 8,3 triliun. Entus menambahkan PT KAI selaku investor akan mencairkan apabila sudahiL diaudit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Apabila sudah sesuai dengan usulan yang disodorkan perseroan maka pembayaran baru dicairkan.

Sebagai informasi , Adhi Karya menalangi proyek LRT Jabodetabeke terlebihdahulu dengan investasi yang ditanamkan  sebesar Rp 14 triliun. Sementara hitungan PT KAI , nilai investasi untuk membangunan tahap I yakitu Cibubur-Cawang, Bekasi-Cawang dan Cawang-Dukuh Atas mencapai Rp 25,7 triliun.

Sementera Dirut Adhi Karya Budi Harto menjelaskan total pembangunan konstrusi LRT Jabodebek sampai 4 Oktober 2019 mencapai 66,13%."Khusus untuk lintasan Cawang-Cibubur ini konstruksinya mencapai 85,7%," ujar Budi

Selanjutnya, untuk kontruksi lintas Cwang-Kuningan-Dukuh Atas pengerjaannya sudah mencapai 56,1%. Sementara lintas Cawang-Bekasi Timur konstruksinya mencapai 59,5%.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi optimis  proyek moda transportasi terintegrasi kereta Light Tail Transit (LRT)  Jabodetabek dapat beroperasi November 2021 mendatang.Adapun harga tiket dari Cibubur- Dukuh Atas, dibanderol Rp 12.000 sekali perjalan .Tarif tiket LRT sebesar itu sudah subsidi pemerintah, karena apabila dihitung keekonomian masyarakat harus membayar Rp 25.000 sekali  jalan.kbc11

Bagikan artikel ini: