Bank Permata gandeng fintech Amartha danai UKM perempuan di pedesaan

Senin, 14 Oktober 2019 | 08:42 WIB ET

CIANJUR, kabarbisnis.com: PT Bank Permata Tbk Permata Bank menggandeng perusahaan financial technology (fintech) Amartha sebagai penyalur kredit bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan khususnya di pedesaan.

Head Asset Product SME Bank Permata, Yoseph Jaka Guntara Marbun menjelaskan skema kerja sama itu disebut sebagai skema channeling.

"Kita kerja sama dengan fintech atau BPR untuk penyaluran ke ibu-ibu yang berwirausaha, itu namanya skemanya channeling," kata Head Asset Product SME Bank Permata, Yoseph Jaka Guntara Marbun baru-baru ini.

Hingga saat ini, program channeling Bank Permata dan Amartha sudah berjalan di daerah Jawa Barat seperti Cianjur. "Kalau channeling ini debiturnya Bank Permata, dicatatnya. Ini sudah jalan di daerah Jawa Barat dan daerah Bogor," jelasnya.

Skema channeling artinya Bank Permata menyalurkan pembiayaannya melalui Amartha, untuk disalurkan kembali ke nasabahnya. Namun, pinjaman tersebut tetap dicatat di Bank Permata sebagai pinjaman perbankan dari mereka.

Perseroan memilih ibu-ibu dalam menjalankan progam ini. Salah satu alasannya, perempuan dinilai lebih bertanggung jawab dalam atur keuangan.

"Sebab, perempuan siap untuk perubahan. Lalu, perempuan lebih bertanggung jawab atas keuangan, ketiga lebih memikirkan keluarga. Jadi dia akan berpikir seribu kali kalau uang hilang. Itu alasannya kenapa ibu-ibu," papar Jaka.

Skema channeling dinilai memiliki performa yang cukup bagus. Hingga saat ini sudah ada sekitar 500 UMKM yang menerima manfaat skema itu.

"Cukup bagus perfomanya kita cukup senang bisa membantu UMKM dan wirausaha semakin berkembang, Jawa Barat sendiri kurang lebih customer SME 15.000," tutur jaka. kbc10

Bagikan artikel ini: