Pemerintah bakal koneksikan infrastruktur dengan pusat ekonomi

Selasa, 15 Oktober 2019 | 16:07 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah berniat mengubah fokus pembangunan infrastruktur. Artinya, pembangunan yang selama ini difokuskan pada infrastruktur utama (backbone) akan digeser.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, nantinya pembangunan akan diarahkan pada infrastruktur penghubung jalan utama dengan sentra kegiatan ekonomi, seperti produksi rakyat, kawasan industri, kawasan ekonomi khusus atau kawasan pariwisata nasional.

Pergeseran fokus dilakukan supaya ke depan sistem logistik nasional bisa lebih modern dan efisien. "Sehingga nanti ada jalur darat pakai bus, truk, kereta, pelabuhan," katanya di Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Darmin mengatakan, pemerintah akan membuat proyek percontohan pengembangan infrastruktur tersambung dengan pusat kegiatan ekonomi tersebut. Ada tujuh proyek percontohan yang akan dibuat dan nantinya dijadikan model di daerah lain. 

Percontohan pertama akan dilakukan di Jawa Timur. Proyek meliputi Kawasan Selingkar Wilis, Selingkar Ijen, Bromo- Tengger- Semeru. Selanjutnya pemerintah akan menyasar Jawa Tengah.

"Tentu upaya ini tidak bisa hanya dilakukan nasional saja, upayanya akan besar sekali. Kami sedang selesaikan untuk beberpa daerah terutama Jawa Timur. Perpes akan terbit dalam wkatu tidak lama akan menyusul Jawa Tengah dan beberapa daerah lain," katanya.

Ia mengatakan pembangunan tersebut nantinya tidak hanya akan melibatkan APBN dan APBD. Pembangunan juga akan dilakukan dengan menggandeng swasta.

Pelibatan akan dilakukan dengan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). "Pemerintah akan lebih utamakan KPBU, dan harus mayoritas KPBU," katanya. kbc10

Bagikan artikel ini: