Lampaui target, laba bersih Bank Jatim capai Rp1,14 triliun

Rabu, 16 Oktober 2019 | 15:52 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim membukukan laba bersih sebesar Rp 1,14 triliun di kuartal III-2019. Pencapaian ini tumbuh 7,61% secara tahunan atau year on year (yoy).

“Perolehan laba sesuai dengan target, karena kita menargetkan tumbuh 7,5%, tapi kita bisa melebihinya,” ujar Direktur Keuangan Bank Jatim, Ferdian Timur Satyagraha kepada wartawan berkaitan Kinerja Kuartal III 2019 di Jakarta, Kamis (16/10/2019).

Ferdian menuturkan kenaikan laba tersebut ditopang membaiknya penyaluran kredit pada triwulan tiga 2019. Tercatat Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 15,84% (yoy) atau sebesar Rp 61,21 triliun.

Menurut Ferdian, pertumbuhan DPK ditopang pertumbuhan giro 22,81%  atau sebesar Rp 23,56 triliun. Kemudian  diikuti pertumbuhan tabungan sebesar 12,38% atau sebesar Rp 18,29 triliun dan pertumbuhan deposito sebesar 11,35% atau sebesar Rp 19,35 triliun.

Menurutnya komposisi tersebut mampu menunjukkan penghimpunan dana murah cukup baik. Pencapaian DPK diperkuat dengan CASA rasio sebesar 68,38%."Selama lebih dari 15 tahun, CASA rasio perusahaan berada di atas 65 persen," terangnya.

Adapun dari sisi pembiayaan, Ferdian menjelaskan perusahaan mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp 37,73 triliun atau tumbuh 14,07 %  (yoy). Adapun kredit sektor konsumsi menjadi penyumbang tertinggi sebesar Rp 22,86 triliun atau tumbuh 8,71 % (yoy) dan pertumbuhan paling tinggi dari sektor komersial sebesar 28,70 % atau tercatat Rp 9,11 triliun."Pertumbuhan yang tinggi tersebut didongkrak dari pertumbuhan kredit sindikasi yang signifikan sebesar 194,2%," jelasnya.

Sementara komposisi rasio keuangan periode September 2019 antara lain Return on Equity (ROE) sebesar 19,98%, Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,20% dan Return On Asset (ROA) 3,18%. Sedangkan Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) masih tetap terjaga pada level 66,54%. "Aset perusahaan pada kuartal III 2019 tercatat Rp 72,13 triliun atau tumbuh 13,72%," tukasnya.

Di kesempatan yang sama, Komisaris Independen Bank Jatim, Chandra Fajri Ananda menerangkan, pada pertengahan kuartal III 2019, perusahaan telah berkontribusi kepada masyarakat khususnya masyarakat Jawa Timur. Pada bidang ekonomi, perusaahaan berkolaborasi dengan Pemprov Jatim meluncurkan kartu Jatim Berdaya yang dapat digunakan para pelaku UMKM untuk mendapatkan kredit lunak.

"Melalui gerakan SimPel Day di berbagai daerah Jawa Timur, kami juga berkontribusi dalam memberikan edukasi kepada pelajar tentang pentingnya menabung sejak dini," pungkasnya. kbc11

Bagikan artikel ini: