Jaga privasi pengguna, Instagram tambah fitur keamanan pribadi

Jum'at, 18 Oktober 2019 | 07:27 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Instagram memperkenalkan fitur terbaru guna mengontrol data pribadi yang dibagikan pengguna dengan aplikasi pihak ketiga.

Tab ini berada di bagian Setting Instagram kemudian pilih opsi Security, lalu ke Apps and Websites untuk melihat layanan pihak ketiga apa saja yang mengakses data pengguna.

Seperti dikutip dari The Verge, di opsi Apps and Website ini, pengguna bisa melihat aplikasi pihak ketiga yang masih aktif dan telah kadaluarsa yang mengakses data pengguna.

Adapun data pengguna yang bisa dibagikan Instagram ke aplikasi pihak ketiga antara lain adalah informasi profil pengguna, username, tipe akun, foto dan keterangan fotonya.

Sekadar informasi, dengan banyaknya perusahaan pihak ketiga yang bisa terhubung, misalnya layanan cetak foto dan platform web, mereka bisa minta izin untuk meng-import foto dari Instagram.

Nantinya bisa saja sangat sulit untuk melacak aplikasi pihak ketiga yang memiliki akses ke akun Instagram pengguna.

Untuk membuat prosesnya lebih mudah, Instagram memperkenalkan layar autorisasi baru. Isinya adalah daftar aplikasi pihak ketiga apa saja yang meminta akses atas informasi Instagram.

Pada layar autorisasi ini, pengguna bisa melihat daftar aplikasi pihak ketiga, kemudian memungkinkan pengguna untuk tetap memberi akses atau membatalkan.

Sayangnya, Instagram menyebut peningkatan untuk fitur ini bakal memakan waktu hingga enam bulan.

Waktu ini dianggap sangat lama, karena Instagram biasanya hanya membutuhkan beberapa minggu untuk meluncurkan fitur-fitur Instagram Story pada pengguna.

Banyak yang mempertanyakan, kenapa Instagram butuh waktu lama untuk menggulirkan fitur keamanan penting ini. kbc10

Bagikan artikel ini: